Golkar Hanya Butuh Cawagub – Ambon Ekspres
Berita Utama

Golkar Hanya Butuh Cawagub

Ilustrasi/Net

Juli, PDIP Survei Elektablitas

AMEKS ONLINE, AMBON,– Ketua DPD Partai Golkar Maluku Said Assagaff memastikan, Golkar hanya membuka pendaftaran bagi bakal Calon Wakil Gubernur (Cawagub). Sebab, partai berlambang pohon beringin ini dipastikan akan mengusung dirinya sebagai bakal calon Gubernur Maluku periode 2018 – 2023.

“Golkar tidak lagi membuka pendaftaran untuk bakal calon gubernur. Tidak usah lagi. Buka untuk wakil gubernur saja. Kalau untuk gubernur kan sudah pasti buat saya,” kata Assagaff, Kamis (2/6).

Meski belum mendapatkan restu dari Ketua Umum Partai Golkar untuk tidak melakukan pembukaan pendaftaran bagi calon gubernur di DPD Golkar Maluku, Assagaff memastikan, hal itu bukan menjadi persoalan. Karena sebagai besar menginginkan agar partainya hanya membuka untuk calon wakil gubernur saja. “Belum kami bicarakan. Tapi itu tergantung kita disini (DPD). Dan hasilnya apakah memang tidak buka untuk gubernur ataukah buka. Atau hanya buka untuk wakil gubernur, nanti kita lihat saat rapat nanti,” jelas dia.

Assagaff menegaskan, tidak akan mendaftar pada seluruh partai politik yang ada di Maluku. Dia memberikan kesempatan bagi kandidat lain untuk berkompetisi pada Pilgub Maluku. “Saya tidak daftar disemua partai. Karena akan bertentangan dengan visi-misi kami, menciptakan Maluku yang demokratis. Kalau ambil semua, maka saya sendiri yang menciptakan Maluku yang tidak demokratis. Kasih kesempatan buat orang lain,” timpalnya.

Terkait calon wakil gubernur, Assagaff masih optimis menggandeng kader PDIP atau yang direkomendasikan oleh partai tersebut. “Semua calon wagub yang ada di PDIP itu. Saya masih berkeyakinan akan bersama dengan PDIP. Siapa orangnya, saya belum bisa sampaikan, karena nanti Novemeber, baru diumumkan. Setiap partai dengan dinamikanya masing-masing, jadi kita hargai itu,” ujarnya.

SURVEI
Sementara itu, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Maluku memastikan, akan melakukan survei terhadap bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku 2018 pada Juli mendatang. Survei untuk mengukur tingkat elektabilitas. PDIP berharap, semua proses dan mekanisme partai diikuti dengan baik oleh bakal calon.
“Tahapan pendaftaran untuk pengambilan dan pengembalian formulir sudah selesai Mei kemarin. Kita akan lanjutkan dengan tahapan survei yang direncanakan akan dilakukan pada Juli. Ini mekanisme sehingga survei harus dilakukan untuk mencari tahu keinginan masyarakat terhadap bakal calon yang mendaftar di PDIP,” ujar Wakil Ketua Bidang Politik, Hukum dan Keamanan DPD PDIP Maluku, Benhur Watubun kepada wartawan, Jumat (2/6).

Dikatakan, para bakal calon yang mendaftar di PDIP harus mentaati dan mengikuti setiap proses yang diamanatkan partai. Dengan begitu, kekuatan para bakal calon dapat diukur dan dijadikan bahan pertimbangan penetapan dan pengusulan nama ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP. Masyarakat diminta berpartisipasi aktif dengan memberikan masukan dan penilaian objektif. “Saya kira kalau ada keterbukaan masyarakat terhadap figur yang disukainnya saat survei, itu jauh lebih baik. Dan sudah bisa dijadikan sebagai barometer untuk diusulkan ke DPP. Untuk itu, harus ada partisipasi bersama dari masyarakat, karena ini untuk kepentingan Maluku kedepan, bukan partai,” katanya.

Setelah survei, kata dia, akan dilanjutkan dengan uji kelayakan dan kepatutan. “Semuanya dilakukan secara  bertahap, sehingga untuk uji kelayakan bakal calon dilakukan setelah survei. Dan itu sudah dijadwalkan oleh tim penjaringan,” jelasnya.

Untuk diketahui bakal calon gubernur yang mendaftar di PDIP yakni Bupati Maluku Barat Daya (MBD) Barnabas Orno, Said Assagaff, Ketua DPP PDIP Komarudin Watubun, Jaksa Muda Pengawasan (Jamwas) Kejaksaan Agung RI Herman Koedoeboen, mantan Bupati Maluku Tenggara Barat (MTB) Bitzael S Temmar, Bupati Buru Selatan Tagop S Soulisa, Dirjen Pembangunan Kawasan Pedesaan kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDT) Johozua  Markus Yultuw dan Kepala Korps Brimob Polri Irjen Murad Ismail.

Sedangkan untuk balon wakil yakni Bupati Maluku Tenggara  Anderias Rentanubun, mantan Bupati Seram Bagian Timur dua periode, Abdullah Vanath, Everd Kermite, Ketua DPD Golkar Papua Barat, Mozes Rudy Timisela serta Ketua DPD PDIP Maluku Edwin Huwae.(AHA/WHB)

Most Popular

To Top