Benny Gasperz Diganti – Ambon Ekspres
Berita Utama

Benny Gasperz Diganti

AMEKS ONLINE, AMBON.––Gubernur Said Assagaff akhirnya melakukan perombakan birokrasi dilingkup Pemprov Maluku. Tiga kepala dinas (kadis) diganti. Dua diganti karena memasuki masa pensiun dan satunya lagi diganti karena terganjal kasus korupsi.

Abdul Manaf Tuasikal dipercayakan sebagai Kadis Nakertrans Provinsi Maluku menggantikan Ahdar Sopalatu, yang telah memasuki masa pensiun pada 31 Mei lalu. Kemudian Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jusuf Puttirulan yang akan pensiun pada 7 Juni 2017 diganti Kaihatu Paulus.

Selanjutnya jabatan Kadis Perhubungan Maluku dijabat Frans Johanis Papilaya. Dia menggantikan Benny Gaspers yang telah non aktif karena tersandung kasus korupsi pembangunan Bandara Arara di Kabupaten Maluku Tengah. Jabatan Kadis Perindustrian dan Perdagangan yang ditinggalkan Papilaya akan dipercayakan kepada Elvis Pattiselano, yang sebelumnya menjabat sebagai Karo Pemerintahan Setda Maluku. Jabatan Karo Pemerintahan selanjutnya dipercayakan sebagai Jasmono. Jasmono merupakan Karo Humas dan Protokoler Setda Maluku. Jabatan yang ditinggalkan Jasmono, dipercayakan kepada Muhammad Junaries.

Sementara Ronny Sam Wolter Tairas dipercayakan sebagai staf ahli gubernur bidang pembangunan, ekonomi dan keuangan. Selain jabatan eselon II, juga dilakukan pelantikan sejumlah pejabat esalon III dan IV dilingkup Pemprov Maluku.

Menurut Assagaff, persombakan birokrasi yang dilakukan, merupakan sebuah keniscayaan karena setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) akan berada pada puncak pengabdian yang terakhir saat melaksanakan tugas. “Ada pejabat telah memasuki masa pensiun, sehingga harus diisi dengan pegawai level di bawahnya, sebagai promosi jabatan atau yang sifatnya sebagai penyegaran bagi mereka-mereka yang telah cukup lama menduduki jabatan tertentu maka dilakukan proses rotasi,” kata Assagaff, saat membacakan sambutannya, di Kantor Gubernur Maluku, Sabtu (3/6).

Dikatakan, tahun ini yang telah memasuki masa pensiun tidak banyak bila dibandingkan dengan tahun 2018. Untuk itu Assagaff meminta kepada Sekretaris Daerah Maluku, agar menyiapkan konsep pelantikan yang berbeda bila sudah saatnya para pejabat akan mengakhiri masa tugas mereka. “Hari ini hanya ada dua pejabat eselon II dan lihat saja bergesernya begitu banyak. Apalagi kalau tahun depan ada 11 pejabat eselon II. Pak Sekda supaya menyiapkan calon pengganti dan kalau bisa tidak lagi dilantik diruangan ini,” tuturnya.

Lebih lanjut, mantan Sekda Maluku ini meminta kepada Kadis Perhubungan dan Kadis Perindag, agar segera mengambil langkah yang tegas dalam menghadapi kenaikan harga barang maupun arus mudik Idul Fitri. “Pak Kadis Perhubungan yang baru, untuk segera berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait dalam rangka antisipasi kelonjakan penumpang arus mudik dan arus balik lebaran Idul Fitri. Kadis Perindag, segara melakukan operasi pasar. Jangan ada lagi kelonjakan harga sembako yang membuat masyarakat resah,” jelas dia.

Prev1 of 2

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!