Golkar Terkait Penentuan Calon Wagub – Ambon Ekspres
Berita Utama

Golkar Terkait Penentuan Calon Wagub

Said Assagaff

AMEKS ONLINE, AMBON.––Bakal calon gubernur petahana Said Assagaff memberikan kewenangan kepada Partai Golkar
untuk menentukan bakal calon wakil gubernur (wagub) yang akan berpasangan dengan dirinya. Penentuan balon wagub ini akan disandarkan pada pertimbangan.

“Belum bisa saya sam-            paikan, karena             jangan sampai yang saya mau nanti tidak sesuai dengan keinginan partai. Kan tidak enak juga. Jadi saya serahkan buat partai.  Partai Golkar. Wakil PDIP ? Juga tidak jadi masalah. Kan nanti itu partai yang tentukan. Dan seperti yang saya janji November baru saya sampaikan,” kata Assagaff kepada Ambon Ekspres usai menghadiri Dies Natalis Fakultas MIPA Universitas Pattimura di SMA Negeri 1 Ambon, Senin (5/6).

Assagaff juga memastikan, akan tetap mendaftarkan diri di Partai Gerindra dan Nasdem, bila kedua partai politik itu telah membuka pendaftaran. “Gerindra dan Nasdem, saya akan lihat. Tetapi kalau daftar saya akan daftar. Kenapa tidak  ? Daftar bila memang keduanya sudah membuka pendaftaran,” ujarnya.

Mendaftar di Nasdem dan Gerindra, kata dia, sudah menjadi keinginannya sejak dulu. Meski kedua partai tersebut telah memberikan sinyal ke kandidat lain. “Walaupun itu saya lihat dan saya akan daftar. Prinsipnya komunikasi masih tetap terbuka dan berlangsung,” tuturnya.

Assagaff menambahkan, dirinya juga tidak berkeinginan untuk mendaftar di seluruh partai politik. “Kan sekarang kalau saya daftar di semua, juga belum tentu saya akan dapat semua. Pasti ada pilihan-pilihan dari partai politik termasuk mengusung calon mereka,” jelas dia.

Ketua DPD Partai Golkar Maluku ini, juga mempersilahkan kandidat lain untuk berkompetisi dengan dirinya di Pilgub 2018 nanti. “Semakin banyak kandidat kan semakin bagus. Kemudian juga ramai dan kita berikan kesempatan bagi masyarakat untuk memilih pemimpin yang terbaik bagi daerah ini, sesuai dengan keinginan mereka,” terangnya.

PKS BUKA PENDAFTARAN
DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) resmi membuka pendaftaran bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku. Sebanyak lima bakal calon yang mengambil formulir. Diantaranya Abdullah Vanath, Herman Koedoeboen, Taggop Sudarsono Soulisa, Julius Latumeirisa dan Said Assagaff.

Pantauan koran ini,  kehadiran calon wakil gubernur Abdullah Vanath di sekretariat PKS Maluku pukul 10.00 WIT didampinggi istri bersama pendukungnya. Sementara Herman Koedoeboen mempercayakan Jimmy Sitanala untuk mengambil formulir pendaftaran sebagai bakal calon gubernur.

Vanath kepada wartawan mengatakan, keinginannya mendaftar di PKS, karena dia bukan lagi orang baru dipartai itu. Sebab sepuluh tahun menjadi bupati di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT)  PKS salah satu partai pengusungnya yaitu dipilkada tahun 2005 dan 2010. Bahkan akui dia, tidak  hanya sebagai partai pengusung tetapi  PKS sudah banyak memberikan kontribusi besar, terhadap masalah pembangunan di Kabupaten Bertajuk Ita Wotu Nusa itu.

“Saya ini punya historis dengan PKS. Selama menjadi bupati dua kali berturut-turut, diusung oleh PKS.  Sehingga diharapkan historis ini akan terulang lagi di Pilgub Maluku 2018. PKS akan bersama dengan pasangan Herman Koedoeboen-Abdullah Vanath  HEBAT,” katanya.

Dikatakan, dalam waktu dekat dia bersama Herman akan mendatanggi DPW PKS, untuk mengembalikan formulir pendaftaran, sesuai dengan jadwal yang ditetapkan oleh tim penjaringan bakal calon.  “Dalam waktu dekat saya bersama Pak Herman akan mengembalikanya formulir pendaftaran secara langsung, tanpa perwakilan. Karena ini sudah menjadi ketentuan partai,” singkatnya.

Sementara Taggop Sudarsono Soulisa mempercayakan Taoufik Naraubun untuk mengambil formulir pendaftaran sebagai bakal calon gubernur. “Saya hanya dipercayakan Pak Tagop untuk mengambil formulir di PKS,  karena beliau masih di Bursel. Nantinya beliau hadir pada saat pengembalian formulir,” katanya.

Menurutnya, keinginan Tagop mendaftar di PKS, karena sangat termotivasi dan berkeinginan untuk mendapatkan rekomendasi dari PKS di pilgub 2018. “Alasannya karena beliau sangat termotivasi dengan PKS dan keinginannya untuk mendapatkan  kendaraan PKS untuk maju sebagai calon Gubernur Maluku,”  bebernya.

Sedangkan bakal calon gubernur Julius Latumeirisa, mempercayakan Mosalam Latuconsina  untuk mengambil formulir pendaftaran sebagai cagub. “Saya dipercayakan oleh Pak Julius Latumeirisa untuk mengambil formulir pendaftaran di PKS, kerana beliau masih di Jakarta sekarang,” tandasnya.

Tim sukses petahana Said Assagaff, Arief Hentihu mengaku dengan kedatangan tim untuk mengambil formulir di PKS  merupakan pertanda bahwa Assagaff  sangat optimis akan mendapatkan dukungan partai itu. Karena baginya sebagai politisi, jika tidak optimis dan yakin, maka tidak perlu mendaftar. Namun yang terjadi sebaliknya Assagaff tetap ikut  mendaftar.  “Kalau tidak optimis, kenapa kita datang. Jelas optimis dong. Politisi  itu jika tidak optimis mendingan tidak usah bertarung. 100 persen yakin rekomendasi PKS kepada  Assagaff,” tutur Hentihu.

Juru bicara tim penjaringan bakal gubernur dan waki gubernur DPW PKS Maluku Suhfi Majid menambahkan, berdasarkan informasi yang diterima pihaknya, hanya lima bakal calon yang mengambil formulir dihari pertama pembukaan pendaftaran. Untuk Cagub Herman Koedoeboen,  Said Assagaff,  Tagop Sudarsono Soulissa, Julius Latumeirisa. Sedangkan Waki hanya Abdullah Vanath. “Hasil komunikasi kami hanya kelima bakal calon ini yang Ambil formulir dihari pertama pembukaan. Rencananya  Pak Murad Ismail juga, tetapi belum tau kapan, kita tunggu saja,” singkatnya.(WHB/AHA)

Most Popular

To Top