Pengamanan Diperketat – Ambon Ekspres
Berita Utama

Pengamanan Diperketat

AMEKS ONLINE, AMBON.––Upaya pencegahan terhadap masuknya kelompok radikal seperti ISIS dan sebagainya gencar dilakukan aparat keamanan.  Seluruh pintu masuk dikawal ketat. Termasuk lewat udara.

Kapolda Maluku, Irjen Polisi Deden Juhara mengatakan, tim saber crime Polda Maluku, telah dibentuk. Tim itu kini bertugas untuk mengawasi seluruh pengguna media sosial (medsos), terutama penyampaian pesan yang bersifat Hoax, provokasi maupun pesan-pesan serta informasi yang bertentangan dengan nilai-nilai moral maupun yang dapat menganggu situasi dan kondisi keamanan di Maluku. “Tim saber itu, ada diseluruh polda termasuk di Polda Maluku. Dan sementara melaksanakan tugas mereka dalam mengawasi medsos,” jelas Deden kepada wartawan usai buka puasa bersama dengan Pemprov Maluku, Selasa (6/6).

Menurut dia, kerja dari tim saber maupun aparat keamanan dan jajaran kepolisian untuk memberikan keamanan dan kenyamanan kepada masyarakat. “Fungsinya untuk memberikan rasa aman. Nah, masyarakat dan media juga bantu kita untuk sama-sama menjaga kondisi keamanan di Maluku ini,” kata dia.

Sementara untuk pencegahan terhadap kelompok radikalisme, jenderal dua bintang ini mengaku, tim Densus 88 Mabes Polri juga terus memantau setiap pergerakan kelompok-kelompok radikalisme maupun teroris. Tak terkecuali di Maluku. ‘’Untuk awasi radikalisme, tim-tim itu sudah ada. Termasuk tim Densus 88 di Ambon juga sudah berkerja. Masyarakat juga sebenarnya tidak perlu khawatir. Mari bantu aparat keamanan untuk memelihatan kondisi ini,” ajak dia.

Diakui, saat ini kekompakan antaran pimpinan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, tokoh agama, dan tokoh pemuda mestinya menjadi contoh kepada masyarakat agar tetap berpegang teguh dan membantu pemerintah dalam menjaga dan memelihara kondisi keamanan ini. “Misalkan, Forkopinda gelar buka puasa bersama dengan masyarakat. Kemudian nanti juga Natal dan hari-hari besar keagamaan lainnya, kita lakukan bersama. Ini untuk memberikan contoh, bahwa kehidupan di Maluku, harus jadi contoh dalam membangun Indonesia dan dunia,” tuturmya.

Sementara itu, Komandan Lanud Pattimura Ambon, Kolonel Pnb Aldrin Petrus Mongan mengatakan, sesuai perintah dari pimpinan, saat ini TNI telah melaksanakan tugas sesuai satuan masing-masing. Tugas itu, guna mencegah segala kemungkinan masuknya kelompok maupun organisasi terlarang termasuk ke Maluku. “TNI sudah menggelar operasi. Kita juga sudah aktif untuk memantau segala transportasi di udara. Dan itu sudah berdasarkan perintah dari Jakarta. Kita akan melaksanakan penguatan dan penebalan sesuai dengan kondisi yang ada dan yang kita miliki,” paparnya.

Mongan mengaku, teroris dan kelompok-kelompok radikal memang menjadi ancaman bagi bangsa Indonesia. Olehnya itu, menjadi tugas dan tanggungjawab aparat keamanan dan masyarakat dalam memberikan pengamanan pada NKRI. “Memang menjadi ancaman kita semua. Pengamanan di bandara, telah ditekankan oleh bapak Kasau (Marsekal TNI Hadi Tjahjanto), saat kunjungan kerja kemarin di Lanud Pattimura untuk terus meningkatkan kewaspadaan. Pengamanan harus ditingkatkan karena sesuai dengan isu dan tren global,” kata dia.

Dia menambahkan, Kasau telah melakukan pemantauan langsung di pulau-pulau terluar yang ada di Maluku.  “Beliau kesana untuk melihat satuan yang paling terdepan sekaligus safari Ramadhan. Kesana sekaligus memberikan perhatian termasuk melihat kondisi saran dan prasarana dan sangat diharapkan oleh prajurit dilapangan. Karena yang datang ini pengambil keputusan, sehingga mereka merasa ada sentuhan langsung sekaligus pemberi penyemangat dalam melaksanakan tugas diperbatasan,” paparnya.(AHA)

Most Popular

To Top