Hari Ini PKPI Buka Pendaftaran Cagub – Ambon Ekspres
Politik

Hari Ini PKPI Buka Pendaftaran Cagub

AMEKS ONLINE–Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Maluku, membuka pendaftaran bakal calon Gubernur dan wakil Gubernur Maluku periode 2018-2023, hari ini. PKPI akan menentukan rekomendasi berdasarkan  hasil uji kelayakan dan kepatutan dan survei dari bakal calon, serta sejumlah pertimbangan lainnya.

Ketua DPP PKPI Maluku, Noya Lenda Meilani mengatakan, pembukaan pendaftaran dan pengambilan formulir mulai dari 8-11 Juni 2017. Kemudian, pengembalian berkas tanggal 12-15 Juni.
Lenda menyebutkan, terdapat empat kriteria bakal calon gubernur dan wakil gubernur yang bakal diusung oleh PKPI, yakni memiliki kompetensi, berintegritas, memiliki kapasitas intelektual yang mempuni dan religius.
“Ini merupakan kriteria yang harus dimiliki oleh setiap bakal calon yang mendaftar di PKPI. Sebab, empat kriteria tersebut juga menjadi pemberian rekomendasi,”jelas dia kepada Ambon Ekspres di secretariat DPP PKPI Maluku di Waringin, Rabu (7/6).

Dia mengaku, hingga saat ini belum ada bakal calon gubernur dan wakil gubernur membangun dengan PKPI Maluku. Namun, PKPI membika ruang komunikasi seluasnya, apalagi setelah pembukaan pendaftaran.
“PKPI ini kan partai yang bersifat terbuka. Siapa saja kandidat yang mau merapat ke PKPI dan maju sdebagai bakal calon gubernur dan wakil gubernur, PKPI sangat terbuka. Makanya PKPI membuka pendaftaran supaya para kandidat yang ingin maju dalam pesta demokrasi lokal 2018, silahkan mendaftar ke PKPI,”paparnya.

Dengan 2 kursi di DPRD Provinsi dan 20 di DPRD kabupaten/kota se-Maluku, Lenda mengklaim, PKPI merupakan salah satu partai politik yang bisa menentukan kemenangan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur.
“PKPI punya 2 kursi di DPRD Provinsi dan di kabupaten/kota PKPI punya 20 kursi. Dan kami sangat yakin, PKPI juga sangat menentukan calon kepala di Maluku,”tandas politisi perempuan itu.
Soal rekomendasi, Lenda mengaku, sangat ditentukan oleh hasil uji kelayakan dan kepatutan, visi dan misi, serta hasil survei dari bakal calon. PKPI akan menggunakan hasil survei bakal calon, karena tidak melakukan survei, baik internal maupun lembaga konsultan.

PKPI hanya akan melakukan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) dipandu oleh pengurus DPP, akademisi dan praktisi. Hasil uji kelayakan dan kepatutan akan dikomaparasi dengan hasil survei untuk mengetahui kelayakan bakal calon.
“Jadi, salah satu persyaratan yang harus diakomdir bakal calon adalah menyerahkan hasil survei, apabila sudah melakukan survei. Itu(hasil survei) harus diberikan kepada partai sebagai bahan penilaian dan pertimbangan untuk partai menentukan sikap. Juga hasil uji kelayakan dan kepatutan,”tukas

Sekadar diketahui, PKPI mengusung pasangan Abdullah Tuasikal-Hendrik Lewerissa pada Pilgub Maluku 2013. Namun, pasangan dengan akronim TULUS itu, kandas pada putaran. Putaran kedua, PKPI mengalihkan dukungan untuk pasangan Said Assagaff-Zeth Sahuburua (SETIA) yang kemudian keluar sebagai pemenang, dengan mengalahkan pasangan Abdullah Vanath-Marthin Jonas Maspaitella (DAMAI). (TAB)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!