Longsor Tewaskan Pegawai Disperindag – Ambon Ekspres
Berita Utama

Longsor Tewaskan Pegawai Disperindag

LONGSOR : Warga dan petugas PMI melakukan evakuasi korban longsor, Kamis (8/6).Fredecia wurlianty/AMEKS

AMEKS ONLINE, AMBON.–Warga terutama yang bermukim di lereng gunung maupun bantaran sungai diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan menghadapi musim penghujan seperti saat ini. Hujan yang terus menerus sepanjang Kamis (8/6) kemarin menyebabkan terjadinya longsor.

Kali ini longsor terjadi di Kelurahan Karang Panjang (Karpan), Kecamatan Sirimau. Akibatnya, seorang warga tewas tertimbun. Korban diketahui bernama Vonny Leiwakabessy/Tapilattu. Berusia 50 tahun.  Peristiwa ini terjadi di Gang Naga RT 04/RW 04.

Memurut adik korban, Maya Lewakabessy, kejadian sekira pukul 20.30 WIT. Saat itu korban bersama suami sedang berada di dapur untuk memasak sayur. Setelah masak, suami korban masuk membawa makanan ke ruang makan. Sementara korban masih tetap berada di dapur.

Beberapa menit kemudian korban mendengar suara seperti pohon rubuh. Korban sempat berlari dari dapur menuju ruang depan. Namun korban terjatuh hingga longsor dari badan gunung menghajar rumah korban hingga ambruk. Dinding yang ambruk menimpa tubuh korban. Akibatnya korban tewas seketika.

Pantauan Ambon Ekspres di lokasi kejadian, kondisi rumah korban rusak secara keseluruhan. Korban yang juga ASN Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Maluku ini tertindih tembok bangunan rumah dari lantai dua.

Aparat kemanan TNI/Polri maupun dari unsur terkait sudah berada dilokasi kejadian untuk melakukan evakuasi terhadap jenazah korban. Rumah yang dihantam lonsong tepat berada di lereng gunung. Kondisi tebing ditambah hujan deras sehingga terjadi longsor dan menghantam dinding rumah. Warga setempat dan pihak aparat kemanan masih terus berupaya melakukan evakusi jenazah korban.”Masih dalam proses galian timbunan tanag. Jenasah sudah mulai kelihatan,” tandas Sumber koran ini, kemarin malam.

Wakil Kapolres Ambon Kompol Agung Tribawanto yang dihubungi via selulernya membenarkan adanya insiden tersebut. ‘’Iya memang ada kejadian tanah longsor dan menelan korban jiwa. Anggota sudah diperintah ke lokasi kejadian,” tandas Tribawanto, singkat.

Sementara itu, Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meterologi Pattimura Ambon, sejak tadi malam masih mengeluarkan peringatan dini atau warning terkait kondisi cuaca di daerah ini. Peringatan dini tersebut dikeluarkan sekira pukul 16.00 WIT yang menegaskan bahwa untuk wilayah Kota Ambon dan Pulau-Pulau Lease serta Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB).

Dimana kondisi tersebut masih berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. “Kondisi kawasan tersebut masih berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat,” tandas Prakirawan BMKG Pattimura Ambon, Jenly F. Uspessy.(IWU/ERM/ISL)

Most Popular

To Top