Penggunaan Dana Desa Harus Diawasi Ketat – Ambon Ekspres
Lintas Pulau

Penggunaan Dana Desa Harus Diawasi Ketat

AMEKS ONLINE–Tahun 2017 ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buru telah memberikan sejumlah bantuan untuk percepatan pembangunan di desa diantaranya, dana desa, ADD, BHPD dan BHRD. Jumlahnya pun terbilang cukup besar jika dibanding dengan nilai bantuan yang  dikucurkan tahun lalu.

Meningkatnya jumlah dana bantuan ke desa juga dikhawatirkan sejumlah pihak, terutama terkait dengan pengelolaan dana bantuan desa tersebut. Karena itu, diharapkan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan dana-dana tersebut harus ketat dilakukan.
Menyikapi hal tersebut, Bupati Buru Ramly Umasugi juga secara tegas meminta pemerintah desa agar transparans dan profesional dalam mengelola anggaran desa.

Bahkan, Bupati meminta semua pihak membantu mengawasi seluruh tahapan penggunaan dana bantuan desa. “Penggunaan dana desa itu harus dikawal dengan baik,” ujarnya saat pertemuan dengan seluruh kepala desa di Kabuaten Buru yang dipusatkan di Aula Kantor Bupati, Rabu kemarin, (7/6). Kegiatan tersebut juga dihadiri seluruh camat dengan pembahasan tentang program rancangan pekerjaan yang menggunakan anggaran dana desa baik bantuan dari pusat maupun APBD Kabupaten Buru.

Bupati meminta Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) untuk membentuk tim inflasi agar mencegah terjadinya inflasi, mengingat dana yang akan diterima setiap kecamatan cukup besar dan rawan disalahgunakan.
“Pengawalan dana desa itu harus terus dilakukan dengan seksama. Dan lebih terpusat lagi, maka harus dibentuk tim inflasi guna mencegah terjadinya inflasi,” jelas Bupati.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Buru, Amustafa Besan yang juga merupakan ketua pengawas dana desa dengan tegas menyatakan, jika penggunaan dana desa tidak sesuai pada peruntukannya, maka seluruh pemangku kepentingan di desa yang bermasalah akan terancam berada di hotel prodeo.
“Jangan coba-coba digunakan untuk kepentingan pribadi atau kelompok. Dana desa harus dipergunakan untuk kepentingan desa,” tegasnya.
Dirinya juga berharap agar pemerintah desa dapat mengaktifkan home industri untuk dijadikan sebagai icon pada masing-masing desa sehingga dapat dikenal dengan penghasil bahan pangan atau lainnya yang ada di desa tersebut. (DHE)

Most Popular

To Top