Bersih-Bersih Birokrasi Pemkab Buru – Ambon Ekspres
Berita Utama

Bersih-Bersih Birokrasi Pemkab Buru

Ahmad Assagaf

AMEKS ONLINE, NAMLEA.––Kurang lebih 2 pekan menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Buru, Ramli Umasugi dan Amustafa Besan mulai melakukan pembersihan birokrasi. Mereka merumahkan seluruh pegawai honorer dan memberi SK mutasi ke seluruh kecamatan kepada puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Buru.

Informasi Ambon Ekspres di Kabupaten Buru, puluhan ASN dilingkup Pemkab Buru mendapat SK mutasi ke beberapa kecamatan “terpencil” seperti Kecamatan Waelata, Lolongguba, Air Buaya dan Batabual. SK mutasi ditandatangani Sekda Buru Ahmad Assagaf.

Kondisi tersebut menuai berbagai komentar. Bahkan sebagian besar komentar miring muncul dari fakta mutasi merupakan dendam politik terkait pilkada Kabupaten Buru beberapa waktu lalu. Hal itu menjadi perbincangan yang sangat hangat di kalangan masyarakat beberapa hari terakhir ini.

Ternyata bukan hanya ASN yang dimutasikan. Namun pekerja honorer juga dirumahkan. Honorer yang masih dipertahankan hanya untuk tenaga guru, tenaga kesehatan dan operator.

Pantauan Ambon Ekspres, sebagian besar PTT yang dirumahkan sesuai arahan Bupati juga Wakil Bupati Buru masih membangkang. Banyak yang masih masuk kantor dengan dalil disuruh pimpinan SKPD nya.
Terkait dengan hal tersebut, Sekda Buru, Ahmad Assagaf menyatakan, memang benar ada penataan birokrasi di Pemkab Buru. Penataan tersebut mengacu kepada aturan dan efektivitas ASN.

Dikatakan, ASN yang dimutasikan ke beberapa kecamatan itu sesuai dengan pertimbangan kinerja yakni disiplin, efektivitas dan produktivitas. Disinggung mengenai berapa banyak ASN yang dimutasikan dengan tandatangan dirinya, Assagaf mengatakan, dia menandatangani SK mutasi bagi PNS yang mengajukan surat pindah dengan beberapa alasan.

Dia menambahkan, ada sebagian besar SK yang menggunakan tandatangan dirinya terindikasi menggunakan tandatangan palsu. Untuk itu, pihaknya sementara melakukan penelusuran terkait adanya indikasi pemalsuan tandatangan SK mutasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab.

Disinggung mengenai ada sebagian besar SK mutasi ASN yang ditandatangani Bupati Buru Ramli Umasugi, Assagaf mengatakan dirinya tidak mengetahui pasti hal tersebut. Dia hanya mengarahkan agar menanyakan langsung hal tersebut ke Bupati Buru. ‘’Saya tidak tahu kalau soal itu (tandatangan bupati). Bisa ditanyakan langsung ke pak bupati,’’ terangnya.(DHE)

Click to comment

Most Popular

To Top