Bupati dan Wabup Tatap Muka Bersama Kades – Ambon Ekspres
Lintas Pulau

Bupati dan Wabup Tatap Muka Bersama Kades

AMEKS ONLINE–Sejak dilantik akhir Mei lalu, Bupati dan Wakil Bupati Buru, Ramly Umasugi dan Amustafa Besan terus menunjukkan komitmennya mewujudkan semua yang dijanjikan kepada masyarakat. Karena itu, Rabu pekan lalu, keduanya melakukan pertemuan dengan para kepala desa se Kabupaten Buru.

Pertemuan saat itu dipusatkan di aula Kantor Bupati dan dihadiri seluruh kepala desa di 10 kecamatan. Pertemuan tersebut juga dihadiri para camat di 10 kecamatan.
Pertemuan tersebut membahas tentang pembangunan desa dan alokasi transfer dana desa tahun 2017 juga dihadiri oleh para camat.
Bupati dua periode ini dalam kesempatan tersebut sempat mengungkapkan kerinduannya karena hampir setahun tidak bertemu dengan seluruh kepala desa. Karena itu, acara tersebut juga sekaligus menjadi momentum silaturahim.

Bupati berharap, pertemuan tersebut juga untuk mensinkronkan antara kepala desa dengan Badan Pemeberdayaan Desa (BPD) terkait dengan pemanfaatan dana desa. “Saya berharap semua kepala desa harus ada on the track atau jalan masing-masing dan jangan ada yang menyimpang karena bisa menimbulkan kegaduhan sehingga kami akan menegakkan pertauran yang sebenar-benarnya,” ujar Bupati.

Selain itu, kata Ramly Umasugi, pemerintah Kabupaten Buru telah membentuk tim penanggulangan inflasi. “Inflasi daerah itu artinya masyarakat mempunyai uang akan tetapi susah mau membeli barang-barang kebutuhan. Apabila suatu daerah hanya mengejar pertumbuhan ekonomi tanpa memperhatikan inflasi maka sudah tentu uang ada tetapi barang-barang mahal karena banyak penyebabnya seperti, barang-barang yang sulit dijangkau dengan kendaraan, dan barang mahal karena mahalnya ongkos buruh. Jadi tim inflasi inilah yang akan terus memantau,” ungkapnya.

Sedangkan sebelumnya Wakil Bupati (Wabup) Buru Amustafa Besan mengharapkan agar seluruh kepala desa dan perangkatnya harus dengan baik menggunakan dana desa.
Karena lanjutnya, dana desa yang jumlahnya banyak tersebut juga bisa menimbulkan peyelewengan dari dana desa tersebut. ”Untuk itu saya peringatkan agar dana desa hanya untuk pembangunan desa dan jangan digunakan untuk kepentingan pribadi yang pada akhirnya berurusan dengan aparat penegak hukum,” ingatnya. (DHE)

Most Popular

To Top