Seekor Buaya Gegerkan Warga Waisala – Ambon Ekspres
Lintas Pulau

Seekor Buaya Gegerkan Warga Waisala

AMEKS ONLINE–Warga yang mendiami Dusun Talaga Indah, Desa Waisala, Kecamatan Huamual Kabupaten Seram Bagian Barat, dikejutkan dengan terdamparnya seekor buaya berukuran besar di tepi pantai, Minggu (11/6).

Kapolres Seram Bagian Barat, AKBP Agus Setiawan mengatakan, buaya dengan panjang sekitar 4 meter dan diamater 55 centi meter ini, pertama kali ditemukan oleh La Ilahi, warga Dusun Melati, saat hendak pergi kekebunnya di sekitar Dusun Talaga Indah.
“Bersadarkan laporan tadi pagi (minggu pagi) sekitar pukul 06.30 WIT, saudara La Illahi berangkat kekebunnya yang berada disekitar Dusun Talaga Indah, dalam perjalanan tepatnya disamping kebun La Basri, sekitar pukul 07.00 WIT terkejut melihat buaya itu. Kemudian panik lalu, memberitahukan kepada masyarakat di dusun Talaga Indah,”jelas Agus kepada koran ini.

Setelah menerima informasi dari La Illahi, warga kemudian mendatangi lokasi penemuan untuk mengamankan buaya tersebut.”Sekitar pukul 07.30 WIT, warga yang dibantu pihak terkait berupaya untuk menangkap buaya malang itu. Hasilnya sekitar pukul 09.00 WIT, buaya baru bisa ditangkap,”katanya.
Dikatakan, penangkapan buaya malang itu dilakukan untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan dan menimpah warga masyarakat asal dusun tersebut.

“Untuk sementara kita masih melakukan mendalami, apakah baru pertama kali warga menemukan buaya ataukah sudah berulang kali. Ditakutkan, jangan sampai mengamcam keselamatan warga masyarakat dusun itu,”ujarnya.
Buaya malang itu kini telah diserahkan kepada pihak kepolisian. Pihak kepolisian sementara melakukan koordinasi dengan pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Maluku, guna mengembalikan hewan malang yang masih hidup itu.
“Sementara kita koordinasi, untuk mengembalikan buaya itu. Mungkin besok buaya yang masih itu sudah bisa kita serahkan kepada BKSDA Maluku,”pungkasnya.

Untuk diketahui, bukan pertama kalinya warga di Kecamatan Huamual Belakang, dikejutkan dengan adanya temuan hewan mamalia. Sebelumnya, warga Dusun, Hulung Desa Iha, digegerkan dengan terdamparnya seekor paus denganukruan panjang 22 meter dan diameter tubuh 6,5 meter. Empat hari kemudian, 14 Mei, bangkai mamalia itu dikuburkan oleh warga.
Kemudian pada 29 Mei lalu, warga yang mendiami Desa Sole, juga digegerkan dengan ditemukan seekor jenis paus dengan tinggi sekitar 5 meter dan lebar perut kurang lebih 5 meter, terdampar di tepian pantasi dusun tersebut. (AHA)

Most Popular

To Top