Rahakbauw: Assagaff Masih Teratas – Ambon Ekspres
Berita Utama

Rahakbauw: Assagaff Masih Teratas

Richard Rahakbauw

AMEKS ONLINE, AMBON.––Wakil Ketua DPRD Maluku Richard Rahakbauw menandaskan, Partai Golkar Maluku hanya akan membuka pendaftaran kepada bakal calon gubernur Maluku. Pasalnya, kata dia, saat ini hasil survei menunjukan bahwa Ketua DPD Golkar Maluku, Said Assagaff masih berada di urutan teratas. ‘’Masyarakat sudah menilai kinerja pak Assagaff selama ini. Untuk itu, DPD Golkar tidak lagi membuka pendaftaran untuk bakal calon  gubernur, namun hanya bakal calon wakil gubernur,’’ ungkap Rahakbauw kepada wartawan di Kantor DPRD Maluku, Selasa (13/6).

Menyingung soal pernyataan Plt Ketua DPD Partai Golkar Papua, Aziz Samual yang menyatakan, DPD Golkar Maluku harus membuka pendaftaran bagi bakal calon gubenur, Rahakbauw  menjelaskan, sesuai hasil Rapat Pemimpinan Daerah (Rapimda), telah diingatkan kepada seluruh kader Golkar di 11 kabupaten/kota untuk perhelatan pilgub. Diingatkan bahwa Golkar hanya membuka pendaftaran balon wakil gubernur. Dan semuanya sudah mengakui itu.  “Dari Rapimda kita sudah konsolidasikan dengan semua kader Golkar di 11 kabupaten/kota. Dan mereka juga akan membuat pernyataan sikap untuk hanya mendukung Assagaff,” tandasnya.

Soal pendamping Assagaff, dirinya sangat yakin Edwin Huwae yang paling tepat. Sebab, kata dia, Ketua DPRD Maluku itu cocok berpasangan dengan Assagaff. “Jadi hanya balon wakil gubernur yang kita buka. Dan saya rasa Golkar akan berkoalisi dengan PDIP  dan Pak Edwin adalah orang yang tepat untuk disandingkan dengan Pak Assagaff. Dan ini bukan masalah suka dan tidak suka. Jika Assagaaf lebih sukai Huwae maka akan lebih bagus lagi, kita tetap memberikan dukungan penuh atas keinginan itu,” katanya.

Dia optimis petahana Said Assagaf akan mengandeng Ketua DPRD Maluku, Edwin Adrian Huwae sebagai pasangan wakil di pilgub 2018. “Jika Pak Bip dan Edwin Huwae bersanding maju sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku 2018, maka saya rasa pilkada hanya satu putaran. Dan saya optimis mereka berdua akan berpasangan,” ujar Rahakbauw.

Sementara Ketua DPRD Edwin Huwae mengatakan, dia hanya mendaftar di PDIP, tidak ke partai lain. “Saya kan hanya maju sebagai calon wakil. Jadi tidak mungkin mendaftar disemua partai. PDIP saja cukup. Bedah dengan balon cagub yang harus mendaftar lebih dari satu partai,” katanya santai.

Disinggung adanya dukungan Richard Rahakbauw, Edwin mengaku masih akan melihat perkembangan kedepan. “Kalau soal itu, nanti saja baru dilihat seperti apa. Karena prosesnya masih panjang dan kita tetap akan dengar putusan partai,” bebernya.
DEMOKRAT DUKUNG MELKIAS FRANS

Sementara itu, Partai Demokrat secara resmi telah mendorong salah satu kader terbaiknya Melkias Frans, maju sebagai bakal calon Wakil Gubernur Maluku di pilgub 2018. Majunya Melkias karena permintaan kader di pengurus DPD maupun DPC.

Melkias mengatakan, selain keinginan kader, dia juga mendapat restu dari Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) terpilih Roy Pattiasina, untuk maju sebagai cawagub. “Saya dimintai oleh sejumlah kader partai Demokrat, baik DPD maupun DPC, termasuk ketua DPD terpilih Pak Roy. Karena Demokrat telah memiliki enam kursi di DPRD Maluku, sehingga harus ada kader yang maju. Dan berdasarkan pertimbangan semua kader, mereka menunjuk saya dan saya secara peribadi siap,” ujar Melkias kepada wartawan di Kantor DPRD Maluku, Selasa (13/6).

Dikatakan, dukungan tersebut tidak pernah terpikirkan sebelumnya. Tetapi partai mempercayainya maju sebagai bakal calon wakil gubernur.

Untuk itu, tidak ada pilihan lain. Tinggal menunggu kapan pendaftaran Demokrat dibuka untuk berproses. ‘’Saya hanya menunggu pendaftaran dibuka kapan, saya akan mendaftar. Dan kalau rekomendasi Demokrat diberikan ke saya, saya tetap siap. Kalau tidak pun, saya juga tidak merasa apa-apa, semuanya dikembalikan ke DPP,” katanya.

Disingung kemungkinan sudah ada balon cagub yang dibangun komunikasi, dia menjelaskan untuk cagub nantinya dilihat berdasarkan hasil survei “Saya inikan hanya maju sebagai calon wakil. Kalau untuk pendamping nanti dilihat berdasarkan survei oleh masing-masing cagub. Siapa yang akan diambil. Intinya rekomendasi yang akan dilihat terlebih dahulu,” tandasnya.(WHB)

Most Popular

To Top