2.000 Mahasiswa Baru Unpatti – Ambon Ekspres
Pendidikan

2.000 Mahasiswa Baru Unpatti

Ilustrasi/Net

AMEKS ONLINE, AMBON.–Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon telah resmi mendapatkan hasil Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri atau SBMPTN tahun 2017. Berdasarkan Surat Keputusan Panitia Pusat SBMPTN dan SNMPTN Nomor 11/Kep.Panpus/2017 tentang Peserta Lulus SBMPTN tahun 2017 tertanggal 13 Juni 2017, Unpatti menerima 2.000 mahasiswa baru.

SBMPTN merupakan seleksi bersama dalam penerimaan mahasiswa baru di lingkungan perguruan tinggi negeri menggunakan pola ujian tertulis secara nasional yang selama ini telah menunjukkan berbagai keuntungan dan keunggulan, baik bagi calon mahasiswa, perguruan tinggi negeri, maupun kepentingan nasional. Bagi calon mahasiswa, ujian tertulis sangat menguntungkan karena lebih efisien, murah dan fleksibel karena adanya mekanisme lintas wilayah.

Sesuai data yang diperoleh dari akademik Unpatti, jumlah peserta yang lulus masuk Unpatti sebanyak 2.000 mahasiswa yakni Fakultas Pertanian total yang diterima 156 mahasiswa. Terdiri dari Program Studi Agrobisinis 43 mahasiswa, Agroteknologi (17), Teknik Hasil Pertanian (32), Kehutanan (44) dan Peternakan 20 mahasiswa.
Fakultas Teknik berjumlah  217 mahasiswa. Terdiri dari Progran Studi Perkapalan 29 mahasiswa, Teknik Sistem Perkapalan (16), Teknik Mesin (24), Teknik Industri (63), Perencanaan Wilayah dan Perkotaan (41) dan  Teknik Sipil 44 mahasiswa.

Fakultas Hukum terdiri Ilmu hukum 164 mahasiswa. FISIP 250 mahasiswa terdiri dari Progran Studi Administrasi Negara (61),  Ilmu Pemerintahan (66), Sosiologi (80) dan  Ilmu Komunikasi 43 mahasiswa.
Fakultas Ekonomi terdiri 335 mahasiswa terdiri dari Program Studi Manajemen (123), Akuntasi (125) dan Ekonomi Pembangunan 105 mahasiswa.

Fakultas Perikanan dan Kelautan berjumlah 203 mahasiswa. Terdiri dari Program Studi Manajemen Sumber Perairan (31), Ilmu Kelautan (36), Budidaya Perairan (26), Pemanfataan Sumber Daya Perikanan (22), Teknik Hasil Perikanan (48) dan Agribisnis Perikanan 40 mahasiswa.

FMIPA berjumlah 130 mahasiswa. Terdiri dari Program Studi Matematika (40), Fisika (25), Kimia (22) dan Biologi 43 mahasiswa. Sedangkan khusus Pendidikan Dokter sebanyak 25 mahasiswa.

FKIP berjumlah 530 mahasiswa. Terdiri dari Pendidikan Sejarah (35), Geografi (32), Ekonomi (42), PPKN (40), Bahasa Indonesia (37), Bahasa Inggris (36), Bahasa Jerman (28), Penjaskrek (40), Bimbingan Konseling (24), Pendidikan Luar Sekolah (26) dan PGSD (S1) 80 mahasiswa, Biologi (34), Pendidikan Fisika (42) dan Pendidikan Kimia 34 mahasiswa.

Rektor Unpatti Ambon, Prof Dr Marthinus Sapteno menjelaskan, hasil kelulusan SBMPTN telah dikirimkan panitia pusat ke Unpatti. Hasil kelulusan menunjukan adanya peningkatan dibandingkan seleksi tahun sebelumnya. Dari hasil SBMPTN, SNMPTN dan nantinya tes Mandiri akan digabung untuk memenuhi kuota mahasiswa tahun ajaran baru. “Jatah kita tiap tahun 5 ribu mahasiswa baru. Jatah ini diperoleh dari hasil SNMPTN dan SBMPTN yang telah selesai diumumkan hasilnya. Nantinya jumlah kedua seleksi itu akan ditambah hasil tes mandiri yang diselenggarakan Unpatti untuk memenuhi jatah 5 ribu mahasiswa,” jelas Sapteno saat dikonfirmasi via pesan pendek, Rabu(14/6).

Dia menyebutkan, kuota mahasiswa baru sebanyak 5 ribu mahasiswa bukan saja diterima di kampus utama. Namun, karena Unpatti juga sementara membuka program pendidikan di luar kampus utama. “Saat ini Unpatti punya program pendidikan diluar kampus utama yakni adanya pendidikan kuliah bagi mahasiswa di Kabupaten Kepulauan Aru dan Kabupaten Maluku Barat Daya,” sebutnya.

Disinggung soal informasi menurunnya jumlah mahasiswa yang diterima Unpatti dari hasil SBMPTN dan SNMPTN, Sapteno membantahnya. Menurut dia, hasil kelulusan SNMPTN dan SBMPTN tahun 2017 menunjukan trend positif. Hasil kelulusan ini, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. “Malahan ini hasil kelulusan meningkat dibandingkan tahun sebelumnya,” kata Sapteno menepis isu .

Dia berharap, nantinya hasil tes mandiri yang akan berlangsung dalam waktu dekat dapat diikuti peserta dengan baik sehingga nantinya lulusan dapat diterima untuk memenuhi kuota mahasiswa baru yang berjumlah 5 ribu mahasiswa. “Ada tes mandiri. Kita berharap hasil kelulusan tes mandiri akan menambah kuota sisa sehingga terpenuhi kuota 5 ribu mahasiswa,” harapnya.(SAT)

Click to comment

Most Popular

To Top