Orno Siap Gandeng Laturua – Ambon Ekspres
Berita Utama

Orno Siap Gandeng Laturua

Barnabas Orno

AMEKS ONLINE, AMBON.–– Hari pertama pembukaan pendaftaran bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku 2018, Sekretariat DPW Nasdem Maluku didatangi 2 pendaftar. Keduanya yakni Barnabas Orno dan Moh Zidik Sangadji. Mereka datang terpisah untuk mengambil formulir pendaftaran sebagai bakal calon gubernur.

Pantauan Ambon Ekspres, Barnabas Orno merupakan orang pertama yang mengambil formulir pendaftaran di partai besutan Surya Paloh itu. Orno tiba sekira pukul 10.30 WIT, bersama tim pemenangannya. Bupati Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) itu, langsung disambut hangat Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPW Nasdem Maluku beserta jajarannya. Beberapa saat kemudian, Moh Zidik Sangadji juga datang untuk mengambil formulir pendaftaran. Dirinya juga ditemani beberapa rekannya yang tiba sekira pukul 11.20 WIT.

Ketua Bapilu DPW Nasdem Maluku, Azis Latar mengatakan, kedua bakal calon gubernur itu dating sendiri untuk mengambil formulir pendaftaran. “Hari pertama pembukaan pendaftaran, kedua putra terbaik Maluku datang untuk mengambil formulir pendaftaran sebagai bakal calon Gubernur Maluku 2018. Yang pertama Barnabas Orno kemudian Moh Zidik Sangadji. Dan sampai saat ini belum ada informasi lain soal bakal calon yang akan datang untuk mendaftar,” tandas Latar kepada Ambon Ekspres di Sekretariat DPW Nasdem, Rabu (14/6).

Diakuinya, ini masih hari pertama dibukanya pendaftaran bakal calon. Dan masih ada sekitar beberapa minggu lagi untuk bakal calon lainnya mengambil formulir pendaftaran. Apalagi kata dia, pendaftaran bakal calon yang dilakukan tanpa mahar ini tentunya akan menarik peminat untuk datang mendaftar. Baik sebagai bakal calon gubernur maupun wakil gubernur. “Komitmen Nasdem itu kan pendaftaran tanpa mahar, hingga pemberian rekomendasi partai. Dan sampai sejauh ini belum ada informasi untuk bakal calon lain yang mau daftar. Karena ini kan baru hari pertama. Mungkin besok-besok pasti ada. Apalagi tanpa mahar, pasti banyak yang nanti mendaftar,” terangnya.

Disinggung soal kader Nasdem, Latar mengaku, sampai saat ini belum ada kabar bagi kader Nasdem yang ingin mendaftar. Akan tetapi kata dia, pendaftaran bakal calon tersebut dibuka untuk umum. “Untuk kader memang kita belum tahu. Mungkin bisa terjadi besok-besok ada yang datang daftar. Karena pendaftaran ini dibuka secara umum,” tutupnya.

Sementara itu, Barnabas Orno yang dikonfirmasi mengatakan, alasan dirinya mendaftar di Partai Nasdem sudah sangat tepat. Karena dirinya optimis akan direkomendasi oleh Nasdem dibanding kader lain yang datang untuk mendaftar. “Saya optimis jika nantinya saya direkomendasi oleh Partai Nasdem. Dan saya tidak salah jika datang ke Nasdem untuk mendaftar sebagai bakal calon gubernur 2018,” tandasnya.

Orno juga  nampaknya sudah mulai menentukan arah sikap politiknya kedepan. Hal ini tergambar ketika dirinya menyebutkan ingin meminang Ketua DPW Nasdem Hamdani Laturua sebagai pasangan bakal calon wakil Gubernur Maluku 2018. “Hamdani Laturua merupakan salah satu figur yang saya lirik untuk mendampingi saya di pilgub tahun depan. Dan saya memang melirik beliau (Laturua) sejak awal. Itu makanya saya daftar di Nasdem,” tandas Orno.

Kendati belum sah berpasangan, namun Orno masih membuat misteri terhadap sejumlah nama figur yang mendampinginya. “Dalam tim doa saya sudah mendapatkan salah satu figur yang menjadi calon kuat. Dan dalam waktu dekat akan diumumkan,” pesan politisi PDIP ini.

Menurutnya, untuk figur yang akan berpasangan dengan dirinya, merupakan figur di luar internal PDIP. Sehingga dia optimis akan mengumumkan siapa bakal calon tersebut yang akan mendampinginya untuk maju dalam bursa pilgub 2018. “Sehari dua ini akan saya publikasikan kepada masyarakat jika kedua belah pihak telah bertemu,” kata Orno.

Menurutnya, sejauh ini ada sejumlah partai yang sudah dia jajaki untuk melakukan pendaftaran. Seperti PDIP, PKPI dan Nasdem. Bahkan dirinya juga akan mendaftar di Partai Demokrat. Namun untuk PKS, akui dia, dirinya tidak tertarik untuk mendaftar di partai tersebut. Lantaran sudah mengetahui lebih dulu soal arah rekomendasi yang akan diberikan kepada salah satu kandidat lain. “Saya tidak mendaftarkan diri ke PKS. Karena saya sudah hitung-hitung politik dan arah rekomendasinya. Dan saya tahu partai itu nantinya mengarah ke siapa,” pungkasnya.
(ISL)

Click to comment

Most Popular

To Top