Angin Kandaskan Kapal Kutai Raya Dua – Ambon Ekspres
Berita Utama

Angin Kandaskan Kapal Kutai Raya Dua

KANDAS : Kapal Kutai Raya Dua kandas di perairan Pulau Buru akibat angin kencang.

AMEKS ONLINE, NAMLEA.––Kapal Kutai Raya Dua yang sementara lego jangkar di Desa Namlea Ilath, Kecamatan Batabual, Kabupaten Buru kandas dihantam angin kencang. Peristiwa ini terjadi pada Rabu (14/6). Namun hingga Kamis (15/6) kapal belum bisa ditarik ke lautan.

Akibatnya, kapal yang rencananya akan memuat kayu itu hingga kini belum bisa dioperasikan. Informasi kandasnya kapal Kutai Raya Dua itu dibenarkan Pelaksana Harian UPP Klas II Namlea, Rauf Tuanani.

Dikatakan, kapal milik perusahan PT Kutai Timber asal Probolinggo itu kandas karena diterpa angin kencang dalam posisi berlabuh jangkar. Lebih lanjut dikatakan, kapal tersebut sudah beberapa kali melakukan aktivitas di perairan Namlea. Namun malang tak dapat dicegah, karena faktor alam, kapal tersebut mengalami kandas.

Disinggung mengenai aktivitas kapal tersebut, Tuanani mengatakan, kapal saat kandas masih dalam posisi tidak bermuatan. Kapal itu rencananya akan melakukan pemuatan kayu log milik pengusaha Ferry Tanaya. ” Karena cuaca alam yang buruk dan angin kencang menghantam kapal hingga kandas digundukan pasir yang ada di pesisir tepat di depan Desa Namlea Ilath, Kecamatan Batabual. Saat kandas, kapal masih dalam posisi tidak bermuatan dan sementara persiapan kegiatan pemuatan kayu log,” jelas Tuanani.

Tuanani mengaku, dirinya langsung mendatangi lokasi kandasnya kapal usai mendengar informasi tersebut. Menurut dia, Syahbandar Namlea (UPP Klas II Namlea) dan pihak terkait sudah melakukan beberapa langkah untuk mengevakuasi kapal tersebut dengan membangun koordinasi dengan beberapa pihak.

Namun sampai saat ini, kata dia belum ada kapal tongkang (tugboat) yang bisa membantu mengevakuasi kapal tersebut. ‘’Jadi kapal masih dalam posisi kandas,’’ jelasnya.

Menurut dia, kapal Kutai Raya Dua ini sudah berulangkali melakukan kegiatan pemuatan di Kabupaten Buru. Namun kegiatan pemuatan dilakukan di Desa Batu Jungku, Kecamatan Batabual. Dan baru kali ini kapal tersebut akan melakukan pemuatan di Desa Namlea Ilath yang merupakan Daerah Lingkungan Kepentingan Pelabuhan (DLKP) Namlea atau masuk dalam wilayah teroterial Pelabuhan Namlea,’’ tuturnya.

Terkait dengan cuaca buruk yang mengakibatkan kandasnya kapal di Laut Nameks, tepatnya di Desa Namlea Ilath, salah satu warga Namlea yang juga berasal dari Kecamatan Batabual, Rusdi Bihuku mengatakan, lautan sekitar TKP memang sangat rawan kala cuaca buruk. Pasalnya, banyak terdapat gundukan pasir yang hampir sejajar dengan permukaan laut atau yang biasa disebut saaru. Jika cuaca buruk dibarengi dengan kabut, maka gundukan pasir itu tidak akan terlihat.

Dirinya juga mengatakan, hal itu pernah dialami kapal penumpang KM Elizabeth yang pernah beroperasi melayani rute Namlea-Ambon (PP) beberapa waktu lalu. ‘’Memang kawasan itu rawan saat cuaca buruk. Pernah KM Elizabeth juga kandas di daerah itu,’’ terangnya.

Kasat Polair Polres Pulau Buru, Iptu Sabandar yang dikonfirmasi Ambon Ekspres terkait hal tersebut mengatakan dirinya belum mendapatkan laporan dari perusahaan kapal maupun pihak perusahan yang menggunakan jasa kapal tersebut.(DHE)

Most Popular

To Top