Sikteubun Cs Hanya Kacaukan Rekrutmen Calkada – Ambon Ekspres
Politik

Sikteubun Cs Hanya Kacaukan Rekrutmen Calkada

AMEKS ONLINE–Ketua Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Maluku, Lenda Meilani Noya mengatakan, Joseph Sikteubun Cs yang merupakan pengurus PKPI kubu Cut Mutia hanya berniat mengacaukan tahapan rekrutmen calon kepala daerah oleh partai tersebut. Sebab, secara hukum, kubu Hendropriyono masih sah.

“Sebagai ketua PKPI provinsi Maluku yang sah, berdasarkan SK menkumham 01 yang ketumnya AM Hendropriyono di tingkat Nasional dan di provinsi Maluku, saya merasa kasihan dengan sikap yang disampaikan seorang Joseph Sikteubun bahwa kepengurusan yang sah adalah yang bersangkutan. Padahal selaku kader politik senior yang sudah malang melintang di politik, harusnya memahami kasus yang menimpa PKPI apalagi kasus PKPI ini tidak beda jauh dengan kasus PPP,”kata Lenda dalam rilis yang diterima Ambon Ekspres, Senin (3/7).
Menurut Lenda, Sikteubun salah memahami putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta 21 Juni lalu. Memang, sambung dia, PTUN memenangkan gugatan kubu Haris Sudarno-Samuel Samson atas SK Menkumham yang mengesahkan kepengurusan AM Hendropriyono.

Keputusan PTUN Jakarta menyebutkan, SK Menkumham No: M.HH-01.AH.11.01 Tahun 2017 tertanggal 10 Januari 2017 tentang Pengesahan Perubahan Susunan Personalia Dewan Pimpinan Nasional PKP Indonesia Periode 2016-2021 dengan Ketua Umum AM Hendropriyono, dibatalkan. Termasuk membatalkan berlakunya SK Menkumham No. M-HH-28 AH 11.01 tahun 2016.

Namun, masih ada upaya hukum banding, sehingga putusan PTUN tersebut belum memiliki kekuatan hukum (Inkracht) .“Hal ini perlu di sampaikan agar masyarakat semua tidak terkecoh dengan bpenjelasan yang ingin mengaburkan pemahaman masyarakat. Keputusan PTUN yang memenangkan kubu CM, kemudian di sikapi kembali oleh kubu AM Hendropriyono dengan melakukan upaya hukum BANDING ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN), dengan demikian keputusan PTUN tingkat pertama tidak mempunyai kekuatan hukum,”jelas Lenda.

Prev1 of 2

Most Popular

To Top