BI Gandeng Media Dorong Wirausaha Baru di Maluku – Ambon Ekspres
Berita Utama

BI Gandeng Media Dorong Wirausaha Baru di Maluku

DISKUSI: Direktur Utama Ambon Ekspres, Machfud Waliulu, SE, bersama Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia, Provinsi Maluku, Bambang Pramasudji dan staf di Graha Ambon Ekspres, Kamis (6/7).

AMEKS ONLINE, AMBON.––Bank Indonesia (BI) perwakilan Provinsi Maluku giat mendorong masyarakat Maluku untuk bisa menjadi wirausaha baru. Berbagai program telah dilakukan termasuk menggelar seminar kewirausahaan bagi para pelaku usah serta masyarakat di daerah ini.

Upaya itu terus dilakukan guna mendorong terciptakan wirausaha baru ini di daerah ini. Salah satu yang dilakukan yaitu dengan mengandeng media lokal untuk bisa menjadi sarana  edukasi lebih luas terkait manfaat kewirausahaan. “Media selama ini, khususnya Ambon Ekspres setiap informasi atau kegiatan yang dilakukan BI selalu dipublikasikan. Hal itu terbukti, dari beberapa program rutin BI yang dilakukan, misalnya ekspedisi penyebaran uang rupiah layak edar hingga ke daerah pelosok pun tetap dipublikasi,” kata Kepala Kantor BI Perwakilan Maluku, Bambang Pramasudji saat berkunjung di Graha Ambon Ekspres, Kamis (6/7).

Terlepas dari itu, sambungnya, BI juga bersama media terus mendukung perkembangan wirausaha baru di Maluku. Dalam artian, media terlibat dalam memberikan edukasi dan informasi terkait upaya BI mulai dari seminar bagi pelaku usaha hingga mendorong para pelaku usaha yang ada untuk semakin kreatif. “Kami mendorong wirausaha baru yang lebih kreatif untuk memajukan perekonomian Maluku dari sektor ini,” ujarnya.

Dia menambahkan, salah satu tugas utama Bank Indonesia (BI) adalah menjaga stabilitas makroprudensial.  “Yang dimaksud dengan kebijakan makroprudensial, secara garis besar dapat disimpulkan bahwa kebijakan makroprudensial yang menjadi tugas utama BI adalah seluruh upaya yang dilakukan untuk menjaga stabilitas sistem keuangan,” jelasnya.

Di Indonesia, ketika risiko instabilitas sistem keuangan berasal dari tekanan inflasi dan volatilitas nilai tukar rupiah, maka kebijakan makroprudensial yang diambil oleh BI akan selalu mengarah kepada usaha untuk menuntaskan kedua masalah tersebut. Sebut saja, misalnya, pengetatan moneter melalui penaikan suku bunga acuan.

Pramasudji berharap, media terus bisa bekerjasama dan menopang upaya-upaya baik yang dilakukan BI maupaun pemerintah daerah untuk memajukan darah ini kearah yang lebih baik. “Kami berharap Ambon Ekspres, bisa terus menjadi salah satu sarana untuk BI memberikan edukasi bukan hanya mengenai wirausaha namun dari sisi perbankan maupun keuangan di daerah ini,” harapnya.

Sementara, Direktur Utama Ambon Ekspres, Mahfud Waliulu mengungkapkan, sudah menjadi kewajiban sebuah media untuk mendorong upaya-upaya yang dilakukan berbagai pihak untuk kemajuan suatu daerah maupun negara. “Media selama ini terus mempublikasikan berbagai upaya yang dilakukan, termasuk dari BI Maluku. Bahkan, media juga dilibatkan untuk bisa memberikan masukan untuk menciptakan wirausaha yang lebih berkompeten dibidangnya,” ungkapnya.

Dia juga mengatakan, tidak dapat dipungkiri bahwa begitu banyak informasi maupun edukasi yang perlu disebarluaskan di semua kalangan mengenai program-program BI. Oleh sebab itu, pihaknya juga berharap agar kerjasama yang dibangun bersama ini bisa terus berjalan lancar, sehingga program yang memang rutin dilakuan bisa terus berkelanjutan dan menghasilkan sebuh keberhasilan bagi daerah ini.(IWU)

Most Popular

To Top