Orlatu Siap Rebut Rekomendasi Nasdem – Ambon Ekspres
Berita Utama

Orlatu Siap Rebut Rekomendasi Nasdem

Foto : Barnabas Orno, Hamdani Laturua
Hamdani Terima “Pinangan” Orno

AMEKS ONLINE, AMBON.––Ketua DPW Nasdem Maluku, Hamdani Laturua resmi mendaftar sebagai bakal calon Wakil Gubernur Maluku. Dia sudah menerima pinangan Barnabas Orno untuk berpasangan dalam Pilgub Maluku 2018. Laturua sangat yakin akan mengantongi rekomendasi Partai Nasdem.

Pasangan Barnabas Orno dan Hamdani Laturua  dengan akronim Orlatu, resmi dipublikasikan  Orno saat meminang Laturua sebagai pasangan bakal calon wakil gubernur pada 20 Juni 2017. Pinangan tersebut akhirnya diterima Hamdani Laturua saat mengembalikan formulir pendaftaran di Sekretariat Nasdem Maluku, Senin (10/7). “Kita memang harus berkoalisi dengan partai politik lain untuk memenuhi target atau nomenklatur yang telah diamanatkan dalam undang-undang. Dan rencananya, Orlatu akan mendaftar di Partai Demokrat pada Rabu (12/7). Semoga Partai Demokrat bisa melihat keberadaan kami dengan berbagai pertimbangan untuk memberikan rekomendasi kepada Orlatu,” ungkap Laturua.

Dia mengakui, sejauh ini belum ada restu dari DPP Nasdem terhadap pasangan Orlatu. Namun, komunikasi politik akan terus diupayakan ke DPP Nasdem untuk diberikan rekomendasi sebagai pasangan calon untuk maju dalam perhelatan pilgub periode 2018-2022. “Memang kita (Orlatu) belum mendapat restu. Tetapi komunikasi kami sudah berupaya. Dan selanjutnya dalam agenda partai 15 Juli nanti, saya akan sisipkan dengan agenda daerah ini. Semoga beliau (ketua DPP Nasdem) bisa memberikan rekomendasi kepada kami sebagai peserta pilkada yakni saya dan Pak Orno,” terang Laturua.

Disinggung soal pertimbangan DPP, mantan caleg DPD Provinsi Maluku 2014 ini mengaku, Partai Nasdem dibawah kepemimpinan Suya Paloh sangat normatif. Dimana pintu masuk untuk mendapat rekomendasi partai adalah lewat hasil survei.
Sehingga sekalipun ketua DPW Nasdem yang mendaftar sebagai bakal calon, kata Laturua, tidak serta merta akan direkomendasikan DPP. Tetapi harus membutuhkan konsolidasi dan sosialisasi dalam menghadapi proses survei.  “Untuk survei internal, sudah dilakukan sampai tiga kali. Dan terakhir nantinya di Oktober 2017. Kalau soal tingkat kesukaan masyarakat Maluku, itu belum waktunya. Tentunya, ada masyarakat yang suka dan ada yang tidak. Semoga di survei terakhir nanti, masyarakat bisa suka. Dan Orlatu harus berkomitmen untuk mendapat rekomendasi,” tandas dia.

Sebelumnya, bakal calon gubernur Barnabas Orno memilih Hamdani Laturua sebagai pasangan bakal calon wakil gubernur Maluku 2018. Bupati Maluku Barat Daya (MBD) dua periode itu, langsung mengumumkan niatnya untuk meminang Laturua sebagai pasangan bakal calon wakil gubernur untuk berkompetisi dalam perhelatan pilgub 2018.

Orno mengaku, dari sejumlah nama bakal calon wakil gubernur yang disugukan timnya, hanya Laturua yang lebih cocok untuk berpasangan dengannya. Sehingga jika rekomendasi partai diberikan kepada pasangan ini, maka dirinya siap maju dalam bursam Pilgub Maluku 2018.
MELKIAS DAFTAR DI NASDEM

Ditempat yang sama, anggota DPRD Maluku, Melkias Frans menegaskan, tak ada satupun partai yang bisa mengusulkan bakal calon tanpa koalisi. Karena sesuai amanat UU Nomor 10 tahun 2016, mewajibkan 20 persen dari jumlah kursi di DPRD Maluku untuk mengusulkan bakal calon tanpa koalisi. Saat ini kursi terbanyak yang dimiliki PDIP hanya berjumlah 7 kursi. Sehingga masih membutuhkan 2 kursi untuk mencukupi 9 kursi dalam mengusulkan bakal calon Gubernur maupun Wakil Gubernur Maluku.

Sehingga ini menjadi alasan, untuk dirinya mendaftar di sejumlah partai politik yang telah membuka pendaftaran lebih dulu. Salah satunya adalah Nasdem. ‘’Saya kader Demokrat yang memiliki 6 kursi di DPRD Maluku. Jika Tuhan berkeinginan Demokrat berkoalisi dengan Nasdem, maka tentu kelebihan 1 kursi dan mencukupi 20 persen. Itulah alasan saya mendaftar di Nasdem hari ini (kemarin, red). Karena Nasdem adalah salah satu partai yang membebaskan pembiayaan alias tanpa mahar,” ucap Melkias.

Ketua Fraksi Demokrat DPRD Maluku ini mengaku, jika nantinya dia tidak direkomendasikan, maka dia akan siap bekerja bagi siapapun bakal calon yang direkomendasikan DPP Demokrat. “Jika nantinya Demokrat tidak merekomendasikan saya, maka saya tidak akan maju. Saya berharap, kalau bisa Nasdem berkoalisi dengan Demokrat. Andai kata jika berkoalisi, jika nama saya yang disebut, maka Nasdem harus bekerja buat saya. Sebaliknya pun begitu. Jika Demokrat merekomendasikan Orlatu, maka saya siap menawarkan diri sebagai ketua tim Orlatu,” tandas dia.(ISL)

Most Popular

To Top