Golkar Belum Final – Ambon Ekspres
Politik

Golkar Belum Final

Aziz Samual/Foto Net

AMEKS ONLINE, AMBON.––Sementara itu, arah rekomendasi Partai Golkar kepada Said Assagaff sekaligus petahana, dianggap belum final oleh Kepala Bidang Pemenangan Pemilu (BPP) wilayah Timur DPP Golkar, Aziz Samual. Diakuinya, arah rekomendasi Golkar akan diputuskan dalam Rapimda untuk diakomodir ke DPP Golkar.

‘’Sampai hari ini belum (rekomendasi). Karena masih menunggu rapimda dan survei internal yang dilaksanakan. Jadi nanti rapat tim pilkada pusat dijadwalkan 1 Agustus 2017. Saya menghimbau agar pak Assagaff segera mempercepat Rapimda dan melaksanakan survei dengan baik. Agar rekomendasi bisa diakomidir kepada beliau (Said Assagaff),” kata Aziz, kepada awak media ketika tiba di Bandara Internasional Pattimura Ambon, Kamis (13/7).

Dituturkan, Golkar memiliki mekanisme. Dimana jika rapimda tingkat DPD ini bisa diselesaikan dengan baik, maka akan ada keputusan internal yang dihasilkan untuk diakomodir. Diantaranya soal pembukaan pendaftaran bakal calon calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku 2018.

Bahkan dalam keputusan Rapimda tersebut, kata dia, juga dapat menghasilkan arah rekomendasi partai sesuai hasil survei untuk diusulkan ke DPP. Sekalipun yang disurvei adalah petahana. Sehingga nantinya dilihat dalam rapimda, yang diinformasikan akan ditunda sesuai ketentuan Golkar untuk beberapa hari kedepan. Dengan alasan belum dilantiknya beberapa pengurus kabupaten/kota. “Golkar punya mekanisme untuk survei. Jika bagus maka diakomodir. Kalau survei dibawah standar, maka akan dibicarakan di tingkat DPD. Jadi nanti ada rapat internal tim pilkada pusat untuk menentukan siapa-siapa yang layak direkomendasi. Jadi nanti dilihat di Rapimda Golkar. Karena putusannya ada di rapimda,” bebernya.

Ketua DPD Golkar Maluku, Said Assagaff mengatakan, rapimda yang sebelumnya akan dilaksanakan di pada 18 Juli pekan depan, sengaja telah ditunda pada 26 – 27 Juli 2017 mendatang. Dengan alasan yang sama, yakni belum dilantiknya beberapa kabupaten. “Tanggal 18 itu belum bisa dilakukan rapimda, karena ada beberapa kabupaten yang belum dilantik. Salah satunya adalah Kabupaten Buru. Yang mana anggotanya masih keluar daerah. Mungkin kita tunda sampai tanggal 26 – 27 Juli mendatang,” ungkapnya.

Disinggung soal bakal calon wakil gubernur, Assagaff menilai, ada dua nama yang diusulkan oleh DPD II Golkar kabupaten/kota untuk bertarung dalam pemilihan gubernur (Pilgub) Maluku 2018. ’’DPD II sudah nyatakan sikap mengirim ke saya untuk balon wakil. Dan ada dua nama. Nanti waktu Rapimda baru saya buka. Dan ini berdasarkan usulan DPD II. Nanti, keputusan ada di DPP Golkar, yang punya kesempatan untuk memilih,” pungkas Assagaff.(ISL)

Most Popular

To Top