Edwin : Assagaff-Rentanubun Wajar – Ambon Ekspres
Politik

Edwin : Assagaff-Rentanubun Wajar

Ilustrasi

AMEKS ONLINE, AMBON.––Harapan Edwin Adrian Huwae agar digandeng Said Assagaff sebagai calon gubernur nyaris pupus.
Apalagi Assagaff memberi sinyal kuat kepada Anderias Rentanubun. Tetapi Edwin masih berharap ada restu Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.

Edwin merupakan satu dari sekian nama bakal calon (balon) wakil gubernur yang disurvei oleh lembaga yang dipakai oleh Assagaff. Edwin bahkan masuk daftar lima besar balon wakil gubernur dengan hasil survei tertinggi. Ketua DPRD Provinsi Maluku, itu punya niat serius maju.

Olehnya itu, dia membangun komunikasi dengan petinggi PDIP di Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP, antara lain Sekretaris Jenderal PDIP, Hastor Kristiyanto dan Ketua Bidang Politik dan Hubungan Antar Lembaga Puan Maharani.

Bersamaan dengan itu, Edwin membangun komunikasi dengan Assagaff. Bahkan wacana koalisi Golkar-PDIP sempat menguat. Dengan garansi politik, PDIP mendapat jatah wakil gubernur.

Assagaff terbuka soal koalisi ini. Olehnya itu, ketika ditawarkan oleh Presiden Joko Widodo agar maju dengan PDIP, Assagaff menyambut positif. Bagi dia, menggandeng kader PDIP merupakan bagian dari balas budi terhadap partai berlambang banteng moncong putih itu yang telah membantu dia sebagai wakil gubernur bersama mantan gubernur Maluku, Karel Albert Ralahalu.

Mei lalu, Assagaff mendaftar di PDIP. Edwin juga mendaftar. Setelah itu, spanduk kedua figur ini diedarkan dibeberapa lokasi di Kota Ambon. Spanduk ini diprotes oleh kader PDIP, karena dinilai tidak wajar. Tidak sedikit kader Golkar Maluku yang diketuai Assagaff, juga tidak setuju dua figur tersebut.

Di lain sisi, Assagaff mengakui, hasil survei balon wagub mulai mengerucut ke dua nama. Tetapi hanya Bupati Maluku Tenggara, Anderias Rentanubun yang disebut Assagaff. “Yang satunya masih rahasia,” kata Assagaff kepada wartawan setiap kali ditanya soal kepastian balon wagubnya.

Sementara Edwin mengaku, juga memiliki survei tertinggi dan ia merupakan satu dari dua nama yang sering disebut Assagaff. Karena itu, menanggapi santai isu Assagaff-Rentanubun.

Meski begitu, dia akan menghargai sikap politik sang petahana itu. “Soal isu Assagaff-Ranatubun, itu hal wajar. Karena pak Said Assagaff punya hak untuk menentukan siapa bakal calon wakilnya,” tegas Edwin kepada wartawan, Jumat (14/7).

Tetapi Edwin masih optimis dipilih Assagaff sebagai wakilnya. Sebab, komunikasi dia dengan PDIP, khususnya Megawati masih berlangsung. Restu PDIP kepada dia, juga jadi penentu sikap Assagaff.

Menurut Ketua DPD PDIP Maluku ini, PDIP dan Golkar memiliki visi dan idiologi yang sama yakni Pancasila dan sama-sama merupakan partai nasionalis. Akan tetapi, semua dikembalikan kepada partai untuk memutuskan kemana arah rekomendasi PDIP menuju Pilgub Maluku. “Bukan soal pinang meminang. Karena PDIP mekanismenya agak sedikit beda. Dimana saya harus dapat persetujuan dulu dari ibu Mega. Katakanlah jika pak Assagaff berniat meminang saya, tapi kalau ibu Mega tidak setuju, saya mau bilang apa. Jadi saya tidak perlu daftar di partai lain,” tutur dia.(ISL)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!