Benteng Nasau, Waterkasteel yang Mendunia – Ambon Ekspres
Pesona Manise

Benteng Nasau, Waterkasteel yang Mendunia

AMEKS ONLINE–Benteng Nasau berdiri pada 1609. Merupakan benteng pertama yang didirikan Belanda di Pulau Naira, Kepulauan Banda, Maluku, untuk mengontrol perdagangan pala yang saat itu hanya tumbuh di Kepulauan Banda.

Memang sebelumnya, portugis telah berusaha untuk membangun sebuah benteng di lokasi tersebut pada 1529. Namun benteng yang Letaknya di pesisir pantai Naira, tidak selesai dibangun, hanya sebatas fondasi, karena adanya penentangan dari masyarakat.

Sisa fondasi benteng Portugis yang ditinggalkan tersebut dilanjutkan pembangunannya oleh Belanda, dibawah komando Laksamana Verhoeven yang mendarat di Naira Pada 25 April 1608 300 tentara.
Lanjutan pembangunan benteng tersebut yang kali ini dilakukan oleh Belanda, pun mendapat penentangan dari masyarakat karena ada gelagat tidak baik dari pendirian benteng tersebut.
Masyarakat menilai, pendirian benteng tersebut merupakan bagian dari upaya Belanda untuk dapat memonopoli perdagangan pala di Banda.

Akhirnya, masyarakat membuat siasat untuk menggagalkan pembangunan benteng tersebut dengan mengundang Laksamana Verhoeven untuk berunding pada pada 22 Mei 1608.
Dengan percaya Laksamana Verhoeven menghadiri sebuah perundingan tersebut bersama dengan 40 anak buahnya. Naas baginya, undangan perundingan tersebut merupakan perangkat yang dibuat oleh masyarakat. Laksamana Verhoeven beserta 40 anak buahnya tewas.
Belajar dari peristiwa tersebut, Gubernur Jenderal VOC, Pieter Both, menunjuk Laksamana Simon Janszoon Coen untuk mempercepat menyelesaikan pembangunan Benteng Nassau. Dan akhirnya benteng tersebut berdiri pada 1609.

Selain sebagai tempat pertahanan, Benteng Nasau juga menjadi kantor administrasi Belanda di Pulan Banda. Serta mulai membangun benteng lainnya, yaitu, Benteng Hollandia di Banda Besar dan Benteng Belgica.
Letaknya yang berada di pesisir pantai, menjadikan Benteng Nassau sebagai labuhan kapal-kapal pengangkut rempah dan difungsikan sebagai gudang penyimpanan rempah-rempah sebelum diangkut oleh kapal dagang Belanda, karena disetiap sisi benteng dibuat parit yang dialiri oleh air laut yang sekaligus berfungsi sebagai akses masuk kapal yang akan melakukan bongkar-muat dari dan ke dalam benteng.

Karena benteng tersebut dikelilingi oleh parit yang digenangi air laut, maka Benteng Nassau ini juga dikenal sebagai “waterkasteel”, yang pada masanya benteng tersebut tersohor hingga kepenjuru dunia.
Namun kemegahan benteng Nasau kalah dengan kehadiran benteng lain yaitu Benteng Belgica yang juga dibangun Belanda tidak jauh dari benteng tersebut. (NET)

Most Popular

To Top