Yani Dirampok, Diki Kehilangan Motor – Ambon Ekspres
Metro Manise

Yani Dirampok, Diki Kehilangan Motor

ilustrasi

AMEKS ONLINE–Perempuan selalu menjadi sasaran perampokan dijalan. Lemahnya mereka memberi perlawanan terhadap penjahat, juga alasan terjadi perampokan. Sabtu (15/7) Siti Yanizar Aryani Ramelan, (39) dirampok.
Perampokan terhadap wanita yang berprofesi Aparatur Sipil Negara (ASN) ini terjadi sekira pukul 06.00, di Jalan Tulukabessy, Kelurahan Rijali. Paska kejadian, dia tak langsung melapor.
Dua hari setelah insiden itu atau Senin (17/7), korban baru melapor. Dia mengaku, sebelum perampokan dia sementara berjalan tepat di samping Swalayan Citra. Kondisi jalan itu masih sepih. Tak banyak kendaraan yang lalu lalang karena hari masih pagi.

Tak sadar, pelaku sudah membuntutinya dari Pasar Mardika. Dari arah belakang Ia dihampiri seorang pengendara sepeda motor jenis RX King. Sepeda motor itu tidak berplat nomor polisi. Pelaku langsung merampas tas berwarna coklat merek Zahra.
Yani sempat tarik-tarikan dengan pelaku, namun pelaku berhasil membawa kabur tas berisi sejumlah uang tunai dua unit Handphone (HP) miliknya. Sempat juga dia berteriak meminta tolong. Ada warga mendengar, langsung menghampirinya.

Namun setelah merampas tas pelaku memacu kendaraannya melaju ke arah Batu Merah. ”Didalam tas ada 2 buah HP (Handphone) merek Samsung (lipat), satu HP Oppo F1S, dan uang Rp1 juta,” beber Siti Yanizar Aryani.
Juru bicara polres Pulau Ambon dan Pulau-pulau lease Iptu Nikolas Frederick Anakotta mengatakan, pelaku masih dikejar.”Pelaku masih dilidik. Korban tidak tahu identias pelaku. Misalnya, kendaran dipakai pelaku. Dia (korban) tau jenis motor Rx King warna hitam tetapi tidak ada plat nomor,” jelas Anakotta.
Ditempat terpisah aksi pencurian juga terjadi dikawasan Air Mata Cina, Kecamatan Nusaniwe. Sepeda motor jenis metik merek Honda Beat DE 6612 AT milik Gunawan Diki Putra (22), Mahasiswa Universita Pattimura, Ambon, digondol maling.

Pencurian terjadi, Jumat (14/7) malam di parkiran sebuah rumah kontrakan di kawasan Air Mata Cina, Kecamatan Nusaniwe. Namun dia baru mengetahui paginya sekira pukul 06.00. Disana dia menginap di kamar kost milik temannya.
Dia sempat melakukan pencarian, namun tidak ditemukan. Gunawan akhirnya melapor kehilangan motor ke Polres Ambon sekira pukul 18.30 Wit, Senin (17/7). “Jadi kemarin (Senin-red) itu ada dua pengaduan pencurian selain penjambretan di Citra, pencurian motor dengan TKP (tempat kejadian perkara) Air Mata Cina. Pelaku juga masih dilidik, berdasarkan keterangan korban,” kata Anakotta.
Anakotta juga tidak menampik, aksi pencurian marak terjadi baik ditempat umum dan di perumahan penduduk. Menurutnya, dari laporan diterima, pencurian banyak terjadi di perumahan warga.(ERM)

Click to comment

Most Popular

To Top