Kebakaran Tewaskan Penghuni Rumah – Ambon Ekspres
Amboina

Kebakaran Tewaskan Penghuni Rumah

KEBAKARAN: Satu unit rumah ludes terbakar di Desa Nania Atas,Kecamatan Bagula, Kota Ambon, Minggu (30/7). Foto: ElYAS RUMAIL/AMEKS

AMEKS ONLINE, AMBON.––Bermula dari memasak mie instan, satu rumah terbakar di Desa Nania, Kecamatan Baguala, Kota Ambon. Kebakaran rumah milik Nenek Samsa (80) ini juga menewaskan Hariani (34).

Insiden kebakaran tersebut terjadi sekira pukul 18.05 WIT di Nania Atas kawasan RT 008/RW 02. Rumah tersebut juga digunakan sebagai tempat untuk menjual bensin eceran sehingga api cepat merambat dan menghanguskan rumah. Informasi di kepolisian menyebutkan, korban terjebak di dalam rumah sehingga tidak bisa diselamatkan.

Meysudin, suami korban kepada polisi menjelaskan, saat itu dia sementara memasak mie instan. Tiba-tiba datang seseorang membeli bensin. Dia mengaku sempat meminta kepada orang tersebut untuk bersabar karena dia sementara memasak mie instan.

Namun karena pembeli menyebut sangat terburu-buru, akhirnya Mesyudin menuju ke dapur untuk mengecilkan api di kompor. Dia kemudian kembali melayani pembeli tersebut dengan cara mengisi bensin dari salah satu ember ke dalam satu botol.

Tiba-tiba diduga bensin yang menguap mengenai api di kompor dan langsung membakar rumah tersebut. Meysudin sempat memanggil korban (istrinya) untuk keluar dari dalam rumah. Namun naas, saat itu korban sementara berada di dalam kamar mandi dan korban menjawab tidak bisa keluar. Korban akhirnya terkurung di dalam rumah tersebut.

Juhardan Hasan (38), salah seorang tetangga korban mengatakan, saat itu dia sementara berada di rumah yang tidak jauh dari rumah korban. Tiba-tiba dia mendengar suara teriakan warga telah terjadi kebakaran. Dia langsung berlari dan bersama warga sekitar berusaha memadamkan kobaran api dengan alat seadanya.

Dia sempat masuk ke rumah itu dan menyelamatkan Nenek Samsia. Saat api berangsur padam, dia kemudian mencoba menuju kamar mandi untuk mencari korban. Namun, dia menemukan korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa. ‘’Saya langsung memanggil beberapa warga untuk menolong korban dan mengevakuasi korban dari dalam kamar mandi dan dibawa ke RS Otto Kuyk (Hative Passo),’’ terang dia kepada polisi.

Sekira pukul 18.15 WIT, personil Polsek Baguala tiba di lokasi kejadian dan mengamankan TKP. Tidak lama kemudian sekitar 6 unit mobil pemadam kebakaran milik Pemkot Ambon tiba dilokasi dan membantu memadamkan api. ‘’Sekira pukul 19.00 WIT, api berhasil dipadamkan,” ungkap juru bicara Polres Ambon, Iptu Nikolas Frederick Anakotta, terpisah.

Menurut dia, berdasarkan keterangan pihak rumah sakit, korban sudah meninggal dunia sebelum tiba di rumah sakit. Korban diduga kehabisan oksigen. Korban juga mengalami luka bakar pada bagian wajah. Sementara suami korban mengalami luka bakar pada tangan sebelah kiri. “Kalau keterangan pihak rumah sakit, sampai rumah sakit korban sudah meninggal dunia. Korban mengalami luka bakar cukup serius dibagian wajah,” jelasnya.

Dikatakan, peristiwa kebakaran rumah tersebut diakibatkan kelalaian suami korban yang sementara nmmasak mie sambil melayani pembeli. “Keluarga tidak mau melakukan otopsi jenasah korban karena korban meninggal murni akibat kebakaran.Sudah dibuat berita acara penolakan otopsi,” tutupnya.(ERM)

Most Popular

To Top