Gubernur Lepas JCH Maluku – Ambon Ekspres
Berita Utama

Gubernur Lepas JCH Maluku

JAMAAH HAJI: Jamaah Calon Haji asal Maluku, secara resmi dilepas Gubernur Maluku, di Asrama Haji Waiheru, Kota Ambon, Kamis (3/8).

AMEKS ONLINE, AMBON.–Gubernur Maluku Ir. Said Assagaff melepas 1.076 Jamaah Calon Haji (JCH) asal Maluku untuk menunaikan ibadah haji di Tanah Suci Mekkah. Dalam sambutannya, Gubernur mengatakan, ibadah haji adalah momentum ritual yang sarat dengan simbolisasi penuh makna, yang diharapkan mampu dipahami dan dihayati kandungan ritualnya bagi yang melaksanakannya.

Proses ritual di dalam ibadah haji ini bukan hanya sekedar prosesi lahiriah secara formal, melainkan sebuah momen peningkatan maqam spiritual untuk mencapai kesejatian diri sebagai manusia. Menurutnya, sebagai salah satu rukun Islam, pelaksanaan ibadah haji wajib dilaksanakan oleh umat Islam yang telah memenuhi kriteria mampu, baik secara ekonomi, fisik, maupun mental spiritual. “Sebagaimana kita ketahui bersama, bahwa pelaksanaan ibadah haji di Indonesia, telah menjadi tanggungjawab negara untuk menfasilitasi seluruh proses pelaksanaan ibadah haji tersebut. Untuk itu, para jamaah sekalian adalah duta-duta bangsa. Kepada semua petugas haji yang telah mendapat kepercayaan negara dan daerah ini untuk memberikan pelayanan dan perlindungan yang optimal kepada para jamaah kita, sehingga mereka lebih siap dan mandiri dalam menunaikan Ibadah Haji sesuai tuntunan ajaran Agama Islam,” ucapnya dalam pelepasan di Asrama Haji Waiheru, Kecamatan Baguala Ambon, Kamis (3/8).

Dijelaskan, Pemprov Maluku bekerjasama dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku, senantiasa berupaya untuk memberikan pembinaan, pelayanan dan perlindungan terbaik kepada Calon Jemaah Haji, baik melalui bimbingan manasik haji, pelayanan administrasi, transportasi, kesehatan, akomodasi, serta perlindungan dan kesempatan untuk menunaikan ibadah haji.

Untuk itu, kata dia, tahun ini Pemprov Maluku memberikan subsidi sebesar Rp 1,5 juta kepada setiap JCH Provinsi Maluku untuk membantu biaya operasional di Ambon dan embarkasi Makassar. “Adanya pemberian bantuan seperti ini adalah salah satu bagian dari wujud perhatian, kepedulian dan tanggung jawab sosial pemerintah daerah terhadap ibadah haji Provinsi Maluku,” ujarnya.

Dirinya berharap, para JCH menggunakan kesempatan berharga ini untuk beribadah dengan baik, memenuhi semua aturan dan ketentuan yang telah ditetapkan dan semoga mendapatkan predikat haji. “Ini kesempatan yang baik semoga dapat dimanfaatkan bagi para calon jemaah haji untuk beribadah. Serta dapat menjaga kesehatan agar bisa menyesuaikan dengan suhu udara di Mekkah yang saat ini mencapai 47 derajat celcius,” harapnya.

Terkait embarkasi, gubernur menyampaikan, tahun ini masih di Makassar dua hari, pemerintah berupaya agar tahun depan tidak terlalu lama di Makassar untuk menuju Mekkah. “Kita berupaya terus mudah-mudahan tahun depan itu hanya tinggal sebentar saja, satu atau dua jam saja di Makassar kemudian langsung menuju Mekkah,” tuturnya.

Sebelumnya, gubernur juga melakukan peletakan batu pertama untuk pembangunan Masjid Jabal Nur di Kompleks Asrama Haji Waiheru, dengan harapan tahun depan jemaah haji sudah bisa sholat di masjid tersebut. “Tahun ini kita bangun, dengan harapan para calon jamaah haji tahun depan sudah bisa menggunakan untuk sholat,” ucapnya.

Dikatakan, anggaran pembangunan masjid ini sebagian besar merupakan dana APBN dari Kementerian Agama RI serta partisipasi dari pemerintah daerah dan masyarakat. “Kita bangun untuk lingkungan disini. Jamaah haji sudah disini maka lingkungan harus aman dari miras, narkoba dan HIV,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Wilayah (Kakanwil) Maluku Fessal Musaad dalam sambutannya mengungkapkan, JCH yang diberangkan tahun ini 1.090 orang. Namun 13 diantaranya telah meninggal dunia dan ada juga yang dimutasi ke luar daerah sehingga total yang diberangkatkan sebanyak 1.076 orang.

Rincian jamaah haji ini, Kota Ambon 368 orang, Kabupaten Maluku Tengah 135 orang, Kabupaten Maluku Tenggara 70 orang, Kabupaten Seram Bagian Timur 100 orang, Kabupaten Seram Bagian Barat 100 orang, Kabupaten Buru 100 orang, Kabupaten Buru Selatan 45 orang, Kabupaten Kepulauan Aru 45 orang, Kabupaten Maluku Tenggara Barat 15 orang, Kota Tual 105 orang dan tim pemandu haji daerah 7 orang. “JCH Maluku terdiri dari laki-laki 420 orang dan perempuan 627 orang. Jamaah haji tertua berusia 94 tahun atas nama Bapak Abdul Tuarita dari Kabupaten Maluku Tengah. JCH termuda berusia 19 tahun atas nama Anggi Ria Awalia dari Kabupaten Seram Bagian Barat,” paparnya.

Dikatakan, JCH akan diberangkatkan dari Ambon menuju embarkasi haji Makassar 4 – 5 Agustus menggunakan pesawat Garuda Indonesia. ‘’Dan mulai 6 – 7 Agustus JCH diberangkatkan ke Tanah Suci Mekkah, dan Insya Allah akan kembali ke tanah air pada 16 September 2017,’’ pungkas dia.(IWU)

Click to comment

Most Popular

To Top