Jaksa Kembali Periksa Fisik Transit Passo – Ambon Ekspres
Hukum

Jaksa Kembali Periksa Fisik Transit Passo

Foto Dock Ameks Onlie

AMEKS ONLINE, AMBON.–Untuk ketiga kalinya tim penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku melakukan pemeriksaan fisik bangunan Terminal Transit Passo. Selama pemeriksaan fisik, tim penyidik yang dipimpin Ledrik Takandengan dan Devi Muskita serta jaksa penyidik lainnya didampingi Amir Gaus selaku Direktur PT Reminal Utama Sakti serta konsultan pengawas, Jhon Lucky Metubun.
Tim penyidik bersama bersama dua ahli bidang teknis dari Poltek Negeri Ambon yang diketuai, Wem Gasperz mulai melakukan pemeriksaan sejak pukul 12.00 WIT dan berakhir pukul 16.30 WIT. Pemeriksaan lanjutkan masih akan diagendakan lagi.

Kasi Penyidikan (Kasidik) Kejati Maluku, Ledrik Takandengan kepada koran ini mengakui adanya pemeriksaan terhadap fisik proyek terminal transit yang telah menguras dana senilai Rp 55 miliar tersebut. Menurut Ledrik, pemeriksaan fisik yang dilakukan tim penyidik bersama ahli dari Poltek itu bertujuan untuk kepentingan penyidikan dalam menentukan adanya tidak dugaan perbuatan pidana atas kontruksi proyek mengkrak tersebut.

“Ini kan masih dalam proses penyidikan. Jadi, otomatis tujuannya untuk kepentingan penyidik dalam membuktikan ada atau tidak perbuatan pidana dalam perkara tersebut. Ini merupakan pemeriksaan yang ketiga setelah sebelumnya tim penyidik dan juga ahli melakukan pemeriksaan fisik,” akui Ledrik.

Dia mengatakan, pemeriksaan fisik dilakukan di lantai III dan II bangunan tersebut. Pemeriksaan lebih difokuskan pada kolom-kolom dan plan. “Pemeriksaan dilakukan pengukuran terhadap kolom-kolom dan plan. Dengan cara, menggunakan meter dibantu bak ukur. Nah, pemeriksaannya belum selesai, akan dilanjutkan lagi,” kata Ledrik.

Soal hasil dari pemeriksaan tersebut, Ledrik enggan berkomentar karena masih dalam tahap penyidikan dan itu bersifat rahasia. “Itu rahasia penyidik dan kepentingan kami untuk melaksanakan serangkaian penyidikan atas perkara tersebut,” tandas Ledrik.

Diberitakan sebelumnya, mega proyek terminal transit Passo tipe B di Desa Passo, Kecamtan Baguala, Kota Ambon sangat disayangkan. Selain belum difungsikan hingga kini, proyek bernilai Rp 55 miliar itu ternyata kontruksinya amburadul.

Hal ini tergambar saat tim penyidik bersama tiga ahli dari Poltek Negeri Ambon menemukan pekerjaan tidak sesuai dengan bestek dan tentunya menguntungkan pihak pelaksana proyek maupun pihak yang terlibat dalam proyek pembangunan tersebut.(NEL)

Click to comment

Most Popular

To Top