Enam Efek Kurang Tidur Bagi Tubuh – Ambon Ekspres
Kesehatan

Enam Efek Kurang Tidur Bagi Tubuh

ilustrasi

AMEKS ONLINE–Tidur memiliki peran penting, karena pada saat tidur tubuh akan merawat kesehatan fisik dan mental. Fungsi ini penting agar kita mendapat kesegaran saat bangun, sehingga selanjutnya siap menjalani aktivitas sehari-hari. Selain itu, tidur juga ikut menunjang pertumbuhan, terutama pada anak dan remaja, karena pada saat tidurlah hormon pertumbuhan dikeluarkan.

Kebutuhan tidur tiap orang tidak sama, namun bagi kebanyakan orang, delapan jam waktu tidur berkualitas adalah kisaran yang dibutuhkan agar fungsi penting di atas bisa berjalan optimal.
Yang terbaik adalah mengetahui seberapa banyak tubuh membutuhkan tidur dan sebisa mungkin mencukupinya. Bagi anak-anak dan remaja, kebutuhan tidur mereka sekitar setengah jam hingga satu jam di atas kisaran normal.
Kebutuhan tidur yang tidak tercukupi bisa menyebabkan Anda terlihat lelah saat bangun tidur atau menguap sepanjang hari.
Beberapa hal berikut juga bisa terjadi jika Anda mengalami kurang tidur, seperti dilansir laman Healthline, Senin (7/8).

1. Sistem syaraf pusat.
Sistem saraf pusat Anda adalah jalan raya informasi tubuh. Tidur diperlukan agar tetap berfungsi dengan baik, namun insomnia kronis bisa mengganggu bagaimana tubuh Anda biasanya mengirimkan informasi.
Saat tidur, jalur terbentuk di antara sel saraf (neuron) di otak yang membantu Anda mengingat informasi baru yang telah dipelajari.
Kurang tidur membuat otak Anda kelelahan, sehingga otak tidak bisa melakukan tugasnya juga. Anda mungkin juga merasa lebih sulit berkonsentrasi atau mempelajari hal baru.

Sinyal yang dikirim tubuh Anda mungkin juga akan terjadi saat penundaan, mengurangi keterampilan koordinasi dan meningkatkan risiko kecelakaan. Kurang tidur juga berpengaruh negatif terhadap kemampuan mental dan keadaan emosional Anda.
Anda mungkin merasa lebih tidak sabar atau rawan perubahan mood. Ini juga bisa mengkompromikan proses pengambilan keputusan dan kreativitas.
Jika kurang tidur berlangsung cukup lama, Anda bisa mulai mengalami halusinasi, melihat atau mendengar hal-hal yang sebenarnya tidak ada.

Kurang tidur juga bisa memicu risiko psikologis lainnya meliputi seperti perilaku impulsif, depresi, paranoia dan pikiran untuk bunuh diri.
Anda mungkin juga akhirnya mengalami gangguan tidur pada siang hari. Selama periode ini, Anda akan tertidur selama beberapa detik atau beberapa menit tanpa disadari.
Microsleep berada di luar kendali Anda dan bisa sangat berbahaya jika Anda mengemudi. Hal ini juga bisa membuat Anda lebih rentan terhadap cedera akibat perjalanan dan jatuh.

Prev1 of 3

Click to comment

Most Popular

To Top