Tersangka Narkoba Masih Diperiksa Intensif – Ambon Ekspres
Kriminal

Tersangka Narkoba Masih Diperiksa Intensif

Ilustrasi Narkoba/Net

AMEKS ONLINE, AMBON.––Polisi masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap 3 tersangka kasus penyalagunaan narkoba yang ditangkap beberapa waktu lalu. Ketiga tersangka itu M alias Musni (35) dan FS alias Francis (38) untuk kepemilikan sabu serta RS alias Rahman (33) untuk kepemilikan ganja. ‘’Ketiga tersangka masih dalam pemeriksaan. Dari hasil pemeriksaan juga diketahui narkoba itu diperoleh dari luar Maluku,’’ ungkap Kasat Resnarkoba Polres Ambon, AKP Aleks Umar Kamali kepada Ambon Ekspres, kemarin.

Disinggung soal keterlibatan pelaku lain dengan para tersangka, Aleks membantah hal itu. Menurut dia, berdasarkan hasil pengembangan penyelidikan diketahui bahwa ketiga tersangka ini tidak memili jaringan lain di Ambon. ‘’Hasil penyelidikan kami, diketahui bahwa peredaran narkoba itu mentok di tiga tersangka ini saja. Tapi kami tetap akan bekerja professional untuk memberantas narkoba di daerah ini,’’ terangnya.

Untuk diketahui, personil Satresnarkoba Polres Ambon kembali menciduk pelaku penyalagunaan narkoba di kota ini. Kali ini sebanyak 3 orang pelaku ditangkap. Mereka sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Ketiga tersangka ini terlibat penyalagunaan narkoba jenis sabu-sabu dan ganja. Mereka kini meringkuk dalam tahanan polisi guna mempertanggungjawabkan perbuatannya. Tiga tersangka narkoba ini ditangkap dalam waktu dan tempat terpisah.

Terungkapnya dua tersangka kepemilikan sabu ini dari hasil penyelidikan polisi. Polisi lebih dulu mengamankan Husni yang berprofesi sebagai sopir angkot. Pria yang beralamat di Waeheru, Kecamatan Baguala ini diamankan sekira pukul 22.00 WIT, Sabtu (5/8). Dia ditangkap di kawasan Batumerah Tanjung, Kecamatan Sirimau. Saat itu polisi menyita 1 paket sabu.

Selanjutnya, dari hasil pengembangan, Husni “bernyanyi”. Akhirnya polisi kemudian mengamankan Francis. Francis diciduk pada Selasa (8/8) sekira pukul 17.30 WIT. Ia ditangkap di kawasan Urimesing. Pria yang berprofesi sebagai wiraswasta dan beralamat Jalan Rijali, Belakang Soya ini diamankan beserta barang bukti 4 paket sabu.

Sementara itu untuk Rahman, dia ditangkap pada Minggu (6/8) sekira pukul 17.30 WIT. Dia diciduk di kawasan Batumerah Kampung. Bersama dirinya, polisi juga mengamankan barang bukti 5 paket ganja siap edar.
Kini ketiga tersangka kepemilikan barang haram ini sudah dijebloskan ke rumah tahanan (rutan) Polres Pulau Ambon guna diproses sesuai hukum yang berlaku. “Tersangka ganja dengan sabu ini tidak ada hubungan. Kalau tersangka sabu awalnya kita tangkap Husni, kemudian Francis. Tertangkap ketiga tersangka dari hasil pengembangan. Ketiga tersangka dengan status berbeda. Penyalahgunaan dan pengedar,” tandas Kasat Resnarkoba AKP Aleks Umar Kamali, Kamis (10/8).

Aleks memastikan, para tersangka ini merupakan target operasi berdasarkan hasil pengembangan kasus sebelumnya. “Mereka ini TO (target operasi) kita. Karena hari naas mereka saja sehingga baru tertangkap. Kita juga tidak mau tangkap kalau tidak ada barang bukti. Pemeriksaan positif narkoba, lalu rehabilitasi. Penangkapan target harus disertakan dengan barang bukti,” tuturnya.

Musni dan Francis dijerat pasal 112 dan atau pasal 114. Sedangkan Rahman disangkakan dengan pasal 111 dan pasal 114 UU Narkotika Nomor 35 tahun 2009. ‘’Ancaman hukumannya maksimal 20 tahun penjara,’’ pungkas dia.(ERM)

Click to comment

Most Popular

To Top