Rp 1,5 M Untuk Perbaikan Jalan – Ambon Ekspres
Berita Utama

Rp 1,5 M Untuk Perbaikan Jalan

PERBAIKI: Pekerja sedang memperbaiki ruas jalan yang rusak di Jalan Slamet Riyadi.

AMEKS ONLINE, AMBON.–Sejumlah kerusakan ruas jalan di Kota Ambon, mulai diperbaiki. Namun perbaikan hanya untuk
status jalan kota. Anggaran Rp 1,5 miliar dikucurkan Pemkot Ambon, menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) perubahan mendahului. Sementara itu, status jalan milik provinsi dan nasional, belum juga dilakukan perbaikan.

Warga berharap, perbaikan jalan dilakukan menyeluruh. Apalagi akibat musim penghujan yang terjadi sejak Mei 2017, sebagian besar jalan di Kota Ambon rusak parah. Bahkan sampai berlubang dan tidak layak untuk dilalui.

Pemerintah Kota Ambon, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Ambon, akhirnya melakukan perbaikan, terkhusus untuk sejumlah kawasan jalan kota yang mengalami kerusakan. Seperti di Jalan Slamet Riyadi (depan Gong Perdamaian), Jalan Sultan Babullah serta Jalan DI Panjaitan.

Sekretaris Dinas PUPR Kota Ambon, Robby Sapulette mengatakan, perbaikan jalan dilakukan karena kondisi jalan sudah rusak parah dan tidak layak digunakan masyarakat. Perbaikan ini menggunakan APBD perubahan Kota Ambon yang mendahului sebesar Rp 1,5 miliar. “Perbaikan beberapa ruas jalan khususnya jalan kota, memang harus diperbaiki. Karena tingkat kerusakan yang semakin parah akibat musim penghujan. Sumber dananya itu rutin PUPR, APBD Perubahan mendahului. Dianggarkan Rp 1,5 miliar untuk dilakukan perbaikan khusus jalan kota saja,” tandas Robby ketika dikonfirmasi Ambon Ekspres, Sabtu (12/8).

Menurutnya, pemerintah kota telah berkoordinasi dengan pemprov dan pihak balai untuk bisa bersama-sama melakukan perbaikan jalan sesuai tanggung jawab masing-masing. Akan tetapi, belum juga dilakukan dengan alasan anggaran dan faktor cuaca. “Kalau untuk depan MCM itu jalan nasional dan tanggung jawab pihak balai. Kemudian Jalan dr Tamaela depan RST itu jalan provinsi yang jadi tanggung jawab Pemprov Maluku. Ada beberapa titik di Talake dan sejumlah jalan lainnya. Dan sudah ada respons dari Pemprov Maluku hanya menunggu cuaca untuk diperbaiki,” terangnya.

Robby mengaku, jika perbaikan bisa dilakukan secepatnya oleh pemprov maupu balai, maka akan menjawab keluhan masyarakat. Kondisi kerusakan dapat dibenahi, dan kendaraan dapat melintas dengan baik. “Pihak Balai dan Pemprov mungkin masih menunggu cuaca yang baik untuk dilakukan perbaikan. Karena untuk pekerjaan pengaspalan hotmix ini tidak bisa dilakukan saat musim hujan. Jadi tergantung faktor cuaca. Begitupun dengan kita yang sampai saat ini masih melakukan pengaspalan. Dan target kita sebelum September itu sudah selesai,” harapnya.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Ambon, Christian Latumahina menambahkan, perbaikan jalan yang dilakukan sesuai dengan kesepakatan komisi dan pemerintah kota, provinsi serta pihak balai jalan dan jembatan. Seluruh pihak berkomitmen untuk melakukan perbaikan jalan rusak di Kota Ambon. Apalagi mengingat ada beberapa agenda penting yang akan dilaksanakan di Kota Ambon. “Sesuai hasil rapat komisi bersama pemerintah kota, provinsi dan pihak balai, maka kita telah menyetujui untuk perbaikan jalan rusak akibat tingginya curah hujan. Jalan di Kota Ambon ini ada yang status jalan kota, jalan provinsi dan jalan nasional. Dan untuk status kalan kota telah dikerjakan langsung oleh Dinas PUPR Kota Ambon,” paparnya.

Politisi Nasdem ini menilai, untuk Kota Ambon, DPRD telah menyetujui anggaran Rp 1,5 miliar melalui APBD perubahan mendahului. Sehingga sesuai komitmen telah dilakukan pengaspalan pada 10 Agustus 2017. “Jadi PUPR telah komitmen lakukan pengaspalan tanggal 10 Agutus. Dan itu sudah dilakukan sampai saat ini. Kami harap, apa yang menjadi keputusan bersama bisa dilaksanakan secepat mungkin,” pintanya.

Latumahina menambahkan, anggaran itu jika belum sesuai kebutuhan, maka bisa diusulkan kembali dan dibahas bersama DPRD. Karena ini merupakan kepentingan masyarakat yang harus dipenuhi. “Kalau tidak diperbaiki, pasti akan banyak korban kecelakaan. Demi kenyamanan, tentu sebagai wakil rakyat kita akan mendorong agar bisa secepatnya diperbaiki. Karena kita tidak mungkin menunggu untuk tahun depan. Karena dalam waktu dekat, Kota Ambon akan menghadapi event nasional maupun internasional. Kota Ambon harus siap dalam menyambut para tamu,” pesannya.

Akbar Saleh (42), salah satu warga Kecamatan Sirimau mengatakan, masyarakat juga mengharapkan dilakukan perbaikan jalan di kawasan Ruko Batumerah, yang sudah lebih dari 5 tahun tidak diperbaiki. “Semoga bukan hanya jalan-jalan di pusat kota yang menjadi perhatian pemerintah untuk diperbaiki. Tetapi, jalan ruko Batumerah yang selama ini sudah hampir 10 tahun tidak diperbaiki. Semoga ini nantinya juga turut didorong untuk diperbaiki. Karena jalan tersebut merupakan kebutuhan masyarakat untuk dilalui. Semoga ada perhatian dari pemerintahan yang baru ini,” harapnya.(ISL)

Most Popular

To Top