Dirk Soplanit Diperiksa Jaksa – Ambon Ekspres
Hukum

Dirk Soplanit Diperiksa Jaksa

Ilustrasi Korupsi/Net

AMEKS ONLINE, AMBON.–Kasus dugaan korupsi Reverse Repo fiktif senilai Rp 238,5 miliar di Bank Maluku dan Malut mulai ditindaklanjuti penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku. Tidak tanggung-tanggung, mantan Direktur Utama (Dirut) Bank Maluku, Dirk Soplanit dan Kepala Devisi Treasury PT. Bank Maluku dan Malut, Cristian Tomasoa yang diperiksa jaksa. Ini merupakan pemeriksaan perdana ditahap penyidikan.

Keduanya mendatangi kantor Kejati Maluku tepat pukul 09.30 WIT. Selanjutnya, kedua saksi yang menggunakan kemeja outih itu langsung menuju ruang penyidik untuk diperiksa. Soplanit diperiksa jaksa penyidik Ledrik Takandengan sementara Tomasoa diperiksa penyidik, Irkham Ohoiulun.

Pemeriksaan terhadap kedua saksi ini dimulai sejak pukul 10.00 WIT dan berakhir pada pukul 18.30 WIT. Keduannya dicecar masing-masing puluhan pertanyaan.

Kasipenkum dan Humas Kejati Maluku, Samy Sapulette menjelaskan, Soplanit dan Tomasoa diperiksa tim penyidik atas perkara Reverse Repo fiktif yang diduga merugikan keuangan negara senilai Rp 238,5 miliar ditahap penyidikan. “Ya, hari ini (kemarin) pemeriksaan perdana ata kasus Repo. Pemeriksaan dilakukan terhadap dua orang saksi yakni mantan dirut PT Bank Maluku dan Malut berinisial DS dan Analis Devisi Treasury, berinisial CT,” ucap Samy.

Dia menjelaskan, pemeriksana terhdaap kedua saksi tentunya berkaitan dengan transaksi Reverse Repo antara PT. Bank Maluku dan Malut dengan PT AAA Securitas. Juga untuk mengetahui sejauhmana peran dan sepengetahuan kedua saksi dalam tindakan bodong tersebut. “Yang pastinya berkaitan dengan kasus tersebut, soal selanjutnya itu kewengan penyidik karena telah berkaitan dengan materi. Ikuti saja prosesnya,” jelas Samy.

Dikatakan, penyidik agendakan lagi pemeriksaan dua saksi untuk diperiksa. Mereka yang dipanggil adalah, mantan Dirut Pemasaran, Willem Patty dan mantan Kadiv Treasury, Willem Patty. “Besok (hari ini) ada lagi, ikuti saja prosesnya. Karena telah diprogreskan serangkain penyidikan terhadap kasus Repo akan dimulai awal Agustus ini, dan ini akan intens dilakukan,” kata Samy.

Soplanit dan Tomasoa yang dicegat awak media untuk dimintai keterangan enggan berkomentar. “Kita sudah sampaikan didepan penyidik tanyakan aja ke penyidik,” kata kedua saksi sambil meninggalkan kantor Kejati Maluku.(NEL)

Most Popular

To Top