100kg Daging Anjing Busuk di Musnakan. – Ambon Ekspres
Amboina

100kg Daging Anjing Busuk di Musnakan.

Pemusnahan Danging Anjing Busuk di Tawiri Ambon

AMEKS ONLINE,AMBON.– Pada hari Rabu, (16/8) kemarin, telah dilakukan pemusnahan pada media pembawa “Daging Anjing” yang di taksir seberat 100 kilogram, yang diketahui berasal dari Palu hendak di bawa ke Makasar dan masuk lewat Pelabuhan Yosudarso, menggunakan kapal tidar dari makasar. Dan daging anjing tersebut masuk ke Ambon tertanggal (14/8) lalu.

Kepala Badan Stasiun Karantina Kelas I Ambon, Jurmin, SP, menjelaskan, hal ini, sempat diketahui oleh salah satu karyawan KSOP Pelabuhan Yosurdaso Ambon saat melakukan pemeriksaan dokumen, dengan dibantu oleh petugas Karantina Kelas 1 Ambon. “Saat diperiksa, diketahui bahwa media pembawa tersebut tidak di lengkapi dengan dokumen pemasukan atau sertifikat karantina KH-10 dan dari pemeriksaan fisik pula diketahui juga bahwa media pembawa tersebut dalam kondisi rusak atau tidak layak di konsumsi lagi,” kata Jurmin kepada wartawan saat ditemui pada pemusnahan daging anjing, Rabu, kemarin.

Dikatakan, Jurmin, bahwa tugas dan tanggungjawab dari pada karantina adalah mengembankan seluruh lapisan masyarakat sehingga hari ini adalah tahap pertama badan karantina memulai insiatif untuk melakukan pecegahan terhadap bahaya penyakit yang masuk ke provinsi Maluku ini.

“(Rabu kemarin-red) kita bersama PT.Pelindo, KSOP Ambon, TPKPM, Polsek kawasan pelabuhan Yos Sudarso Ambon serta disaksikan oleh masyarakat setempat memusnakan daging anjing, yang informasinya bahwa dokumennya tidak lengkap, dan daging anjing ini juga sudah membusuk.  Sehingga kita mengambil jalan agar daging busuk ini harus segera di musnakan sesuai dengan undang-undang karantina nomor 16 tahun 1992 dan berdasar pada Peraturan Pemerintah Nomor 82 tahun 2000.” ungkap Jurmin.

Lanjut, dikatakan, Jurmin, berdasarkan kedua kesalahan yang terjadi itu, akhirnya dilakukan penerbitan sertifikat KH -8 a tentang penahanan dan KH-8 b tentang penolakan, oleh sebab itu pemilik wajib membawa media pembawa tersebut keluar dari Ambon. Akan  tetapi berdasarkan keterangan dari pemilik daging anjing illegal, menyatakan bahwa tidak saanggup untuk membawanya keluar dari ambon sehingga sesuai keterangan tersebut badan karantina wajib mengeluarkan sertifikat KH-8 c untuk di lakukan pemusnahannya. Dan dilakukan pemusnahan pada di kawasan pensib air bak Tawiri.

Kasi Penjagaan dan Patrol Penyidik KSOP Ambon, Abdulrahim Nakul, menjelaskan, dalam menertibkan daging illegal yang masuk ke Ambon, kedepan petugasnya lebih memperketat penjagaan dan lebih berhati-hati, dengan melihat kelengkapan dokumen yang dimiliki oleh para pemilik yang akan masuk ke Maluku. “Daging anjing busuk illegal ini masuk dengan melalui kapal tidar dari Makasar, Rabu kemarin dan pihaknya baru mengetahui dari TPKM ketika kapal tersebut masuk ke pelabuhan,” tutur Nakul. (M6).

Most Popular

To Top