Kado UKIM di HUT RI – Ambon Ekspres
Metro Manise

Kado UKIM di HUT RI

AMEKS ONLINE– Sehari sebelum pagelaran HUT Kemerdekaan RI ke 72, Lembaga Peneliti Universitas Kristen Maluku (UKIM) meluncurkan buku tentang perjuangan Johannes Latuharhari dan Johannes Leimena. Keduanya menjadi simbolisasi perjuangan orang Maluku dalam memperjuangkan dan mempertahankan Kemerdekaan Indonesia.
Buku berjudul Inspirator dari Timur ini menuturkan tentang jejak pemikiran dan perjuangan dua tokoh Nasional asal Maluku. Pendidikan bermutu yang dikuasai telah memoles kepribadian, membentuk karakter kuat, berwawasan luas lagi spiritual keduanya.

Rektor UKIM Corneles Adolof Alyona, saat peluncuran buku Rabu (16/8), mengatakan pemikiran dan perjuangan dua tokoh berkualitas itu menjadikan mereka sebagai panutan. Kata dia, buku ini memperkaya Khazanah literatur yang masih langka tentang Maluku.
Dalam proses menjadi dewasa, matang, besar dan unggul, kata Alyona, buku ini tak sekadar bertutur tentang apa yang terjadi, tidak semata mengisahkan massa silam yang tidak penting untuk diuji dan dikaji, tapi menyangkut penilaiaan, kepedulian, kewaspadaan dan memprediksi sesuatu hal berharga.

“ Dengan demikian, kehadiran buku ini dapat membantu generasi sekarang, pelajar, mahasiswa, dosen dan peminat sejarah, maupun juga masyarakat, sebagai sarana berpikir, belajar memetakan masa depan dengan cara belajar,” kata Alyona,
Kepala Lembaga Penelitian UKIM Marthin J. Maspaitela mengatakan, jejak pemikiran dan perjuangan kedua tokoh ini sengaja dirumuskan untuk memperlihatkan berbagai refleksi mengenai pemikiran dan kiprah perjuangan mereka.

Dikatakan, tidak banyak generasi muda bahkan kaum intelektual Indonesia khususnya Maluku yang mengenal gagasan-gagasan fundamental kedua tokoh ini dalam masa-masa awal pembentukan Indonesia sebagai negara-bangsa baru sejak 17 Agustus 1945.
“Kedua tokoh bukan berada dipinggiran arus sejarah menjadi Indonesia. Mereka berada tepat dipusat pusaran arus pergerakan nasional dan kemerdekaan Indonesia. Inilah alasan mendasar keduanya (Johannes Latuharhari-Johannes Leimen) layak digelari Inpirator dari timur dalam konteks nasional,” tandasnya.

Dia berharap, buku ini menjadi salah satu referensi sejarah pemikiran dan kiprah tokoh-tokoh Maluku yang turut berperan dalam pergerakan nasional dan kemerdekaan Indonesia.” Jejak-jejak pemikiran mereka ini merupakan mutiara berharga untuk ditanamkan sebagai motivasi dan semangat bagi generasi mudah Maluku dan Indonesia pada umumnya,” timpal Maspaittela.(ERM)

Most Popular

To Top