Jaksa Selidiki Proyek Kapal Kayu di MTB – Ambon Ekspres
Berita Utama

Jaksa Selidiki Proyek Kapal Kayu di MTB

Ilustrasi Korupsi/Net

AMEKS ONLINE, AMBON.––Pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Maluku Tenggara Barat (MTB) sementara melakukan pengusutan terhadap kasus dugaan korupsi proyek pekerjaan 50 buah kapal kayu dengan nilai Rp 5,9 miliar tahun 2016 oleh Dinas Perhubungan Kabupaten MTB. “Kami sementara menanganani kasus dimaksud. Dan untuk sementara masih dalam tahap pengumpulan data (puldata),” ungkap Kasipidsus Kejari MTB, Denny Syaputra kepada Ambon Ekspres, Senin (21/8).

Menurutnya, kasus tersebut bermula dari adanya laporan masyarakat kepada pihak kejaksaan. Laporan tersebut mengisyaratkan adanya indikasi dugaan penyelewengan atau mark-up dalam peruntukan 50 buah kapal kepada masyarakat kurang mampu khusus dibidang nelayan. “Laporannya baru. Dan sebagai penegak hukum, tentu kami perlu untuk menindaklanjuti ada ataukah tidak kebenaran terkait laporan tersebut. Sifatnya masih pengumpulan data. Dan apabila nanti ada penyimpangan tetap kita tuntaskan,” ujar Denny.

Dia mengatakan, peruntukan proyek tersebut jelas ada. Namun, fisik berupa 50 buah kapal itu tidak bertahan dan hasilnya sekarang sudah rusak. Padahal, baru dilakukan pengadaan di tahun 2016 dengan nilai yang anggaran yang besar. “Ini yang kami kejar. Apakah pihak penyedia barang ini mempunyai spesifikasi pengadaan fisik dimaksud ataukah tidak, dia punya galangan ataukan tidak. Ini yang perlu kita kejar, karena proyek baru saja diadakan pada tahun 2016 dan hasilnya semua sudah ruask,” terang Denny.

Andri Minanlarat, salah seorang komponen pemuda MTB kepada koran ini memberikan apresiasi kepada Kejari MTB yang telah berniat untuk mengusut proyek tidak bermanfaat tersebut. “Bagi saya, silakan usut dan itu harus, karena proyek yang diperuntukan itu tidak bertahan lama, dan ini terindikasi ada permainan atau suatu korporasi anatara pihak dishub dengan pihak kontraktor,” jelas Minanlarat.

Dia mengatakan, jangan lagi masyarakt dibodohi dengan proyek-proyek pengadaan yang tidak sesuai. Dan itu hanya untuk memuluskan langkah-langkah penjahat korupsi di MTB . “Oleh karena itu, bagi saya, diharapkan jaksa harus benar-benar tegakan aturan dan segera mengambil sikap dalam menuntaskan kasus tersebut hingga keakar-akarnya,” tandasnya.(NEL)

Most Popular

To Top