Istri Minggat, Adik Ipar Digauli – Ambon Ekspres
Metro Manise

Istri Minggat, Adik Ipar Digauli

ilustrasi

AMEKS ONLINE–Sungguh keterlaluan. Tak bisa menahan nafsu birahi, Frikson Dominggus Hunihua menggarap adik iparnya. Dia memanfaatkan waktu ketika isterinya memilih tinggalkan rumah. Terjadi kesalahpahaman diantara keduanya, hingga Dominggus nekat berbuat mesum.

Frikson sejak awal sudah menaruh rasa terhadap adik iparnya. Namun kesempatan tak pernah didapat. Ketika dia dan isterinya ribut, Dominggus memanfaatkan kesempatan itu. Isterinya memilih tinggalkan rumah di Wayame. Frikson sendiri.
Ditengah kesendirian, timbul keinginan Dominggus untuk berbuat jahat kepada adik iparnya. Siasat diatur. Kamar disebuah penginapan dipesan. Semuanya rapih, sampai pada alasan untuk menarik simpati adik iparnya yang masih berusia 23 tahun itu.

Setelah semua rencana dianggap matang, Frikson kemudian menghubungi adik iparnya via telephone seluler. Komunikasi terjadi. Adik iparnya sementara di kamar kos-kosannya masih di wilayah Kecamatan Teluk Ambon.
Frikson pun membual. Diajaklah untuk bersama-sama mencari isterinya yang juga kakak korban. Adik iparnya pun mengamini ajakan itu. Sekira pukul 21.00, Senin (21/8) korban dihubungi. Beberapa saat setelah itu, Frikson menjemput korban dengan mengendarai sepeda motor.

Pencarian terhadap isterinya dilakukan. Dari Wayame sampai ke Poka ditelesuri. Sejumlah rumah kerabat mereka datangi satu per satu. Namun tak kunjung ditemukan isterinya.
Pencarian tak sampai di Poka dan Wayame, Frikson kembali mengajak korban untuk mencari ke kerabat mereka yang lain. Adik iparnya manggut saja mengikuti ajak Frikson bejat. Tak terlintas dibenak wanita polos ini akan dijahati kakak iparnya sendiri.

Frikson memacuh kendaraan melaju ke arah kawasan Pantai Natsepha Desa Suli, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng). Frikson sudah membawa korban agak jauh dari kediaman keduanya. Korban tak mempermasalahkan, karena tak juga tahu kemana mereka akan pergi.
Di depan sebuah penginapan, Frikson berhenti. Dia kemudian menuju pekarangan penginapan tersebut. Korban lalu dibawa ke kamar yang sudah diboking sebelumnya. Sempat ditanyakan tujuan mereka. Tak menjawab, Frikson justeru menyeret korban ke kamar.

Pelaku kemudian mengancam korban dengan pisau. Rupanya pisau sudah dibawa Frikson sejak awal. Korban diancam akan dibunuh jika akan berteriak. Korban memilih diam. Di kamar korban tetap diam.
Frikson menyuruh korban membuka pakaian yang dikenakan. Korban brontak. Prak! pukulan Frikson melayang ke wajah korban. Korban menangis. Dia tak kuasa bertahan. Dia akhirnya pasrah dan melepaskan pakaian yang dikenakan.
Tak selesai benang pun di baju korban. Frikson makin tinggi syahwatnya. Tak menunggu lama, lelaki bejat itu meniduri korban di tengah malam sekira pukul 22.00. Adik iparnya terus menangis. Dia tak menyangka kakak iparnya justeru memperkosanya.

Setelah puas mengagahi, korban dibawah pulang ke kos-kosan. Disana korban terus menangis. Dia tak terima dinodai. Ke pilisi pilihannya. Di pagi buta, sekira pukul 05.00 Selasa (22/8) korban nekat melapor ke Polres Pulau Ambon dan PP Lease.
Mendapat laporan, polisi bergerak cepat mengamankan pelaku. Frikson tidak berkutik saat di ciduk polisi dikediamanya, sekira pukul 06.00. Dia dibawa ke polres untuk dilakukan pemeriksaan intensif atas perbuatan yang dilakukan terhadap adik iparnya itu.

“Dia (Frikson-red) mengakui perbuatan yang dilakukan terhadap korban. Korban diancam dengan pisau badik. Pelaku juga sempat memukul korban, karena saat memaksa korban tidak mau, sehingga dipukul. Ada bekas pukul di wajah korban,” tandas Kepala Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Pulau Ambon Bripka Orpha Jambormias, kemarin.

Frikson sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dijebloskan ke penjara untuk dilakukan pemeriksaan intensif atas kebiadaban yang dilakukan terhadap adik kandung istrinya itu.
“Sudah diterbitkan surat penahanan. Sudah kita amankan untuk untuk menjalani pemeriksaan intensif atas perbuatan dilakukan terhadap korban,” tandas Jambormias.(ERM)

Click to comment

Most Popular

To Top