SD Negeri 80 Ambon ikut Adiwiyata. – Ambon Ekspres
Pendidikan

SD Negeri 80 Ambon ikut Adiwiyata.

AMEKS ONLINE, AMBON.– Lembaga SD Negeri 80 Ambon tahun ini telah keluar sebagai juara pertama dalam lomba Green School. Dan ditunjuk oleh Dinas Pendidikan Kota Ambon untuk mengikuti lomba Adiwiyata tingkat Kota Ambon . Hal ini dibuktikan dengan dengan penataan lingkungan sekolah yang baik dan asri. Karena merujuk pada Adipura yang didapatkan oleh Kota Ambon sebagai Kota yang bersih dan sesuai dengan amanat Walikota Ambon, Richard Louhenapessy.

Kepada Ambon Ekspres, Kepsek SD Negeri 80 Ambon, Henderika Wattimena, S.Pd, menjelaskan, sasaran utama pihaknya mengikuti lomba Adiwiyata adalah pihaknya ingin menciptakan lingkungan sekolah yang nyaman dan hijau. “Sehingga dengan ini dapat memberikan inspirasi, motivasi dan juga dapat menjadi sumber belajar bagi siswa. Atas kesadaran itu, saya bersama para guru berbenah diri dan lembaga ini,” kata Wattimena saat ditemui pada penilaian Adiwiyata berlangsung, Jumat, (25/8).

Dikatakan, Wattimena, awalnya pihaknya menciptakan lingkungan sekolah yang tertata rapi dan asri untuk dinikmati oleh para siswa dan guru, namun karena datangnya peluang ini pihaknya bersama-sama mengikuti lomba.

Pengawas Pendidikan Kota Ambon, Agustina Pati. S.Pd. M. Pd, menjelaskan, pada sekolah binaan yang pihaknya bina ini, tahun ini memenangkan lomba Green School, maka dari Dinas Pnedidikan Kota Ambon menunjuk  kembali sekolah ini untuk mengikuti tahap selanjutnya, yakni mengikuti lomba Adiwiyata Tingkat Kota Ambon. “Lingkungan ini diciptakan untuk sumber belajar bagi siswa dan guru. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan kemenangan. Dan kalau menang, pihaknya telah bekerja keras bersama semua pihak yang telah membantu mendapatkan kemenangan. Dan bukan mau lomba pihaknya baru menata lingkungan sekolah tapi sudah jauh hari selama kurung waktu kurang lebih tiga tahun pihaknya menata lingkungan sekolah yang asri dan nyaman ini,” ujar Agustina.

Ketua Komite SD Negeri 80 Ambon, Hengky Joni Soumokil, menjelaskan, ini merupakan salah satu pembinaan mental yang mana  para siswa juga ikut menata lingkungan sekolah. Setelah ditata, pihaknya mengundang pihak terkait yang dapat memberikan penilaian menyangkut Adiwiyata apakah penataan dari pihaknya sudah memenuhi standar penilaian. “Makanya penilaian yang dilakukan kemarin merupakan yang sangat penting. Poin paling penting dalam penilaian adalah kebersamaan, penataan, segala potensi yang ada di sekolah ini dioptimalkan dan hal ini menumbuhkan minat siswa untuk berkebun pada lokasi sekolah ini. dan diharapkan karakter siswa terbentuk menjadi baik dan mempunyai kemampuan kewirausahaan,” ungkap Soumokil. (M6)

Click to comment

Most Popular

To Top