Oknum Polisi Ngamuk – Ambon Ekspres
Berita Utama

Oknum Polisi Ngamuk

Terbakar: Puing-puing bangunan gudang yang dibakar oknum polisi, Senin (28/8).

AMEKS ONLINE, AMBON.—Seorang oknum polisi yang bertugas di Polda Maluku berinisial Bripka RP tiba-tiba mengamuk dan bertindak diluar kewajaran. Dia merusaki fasilitas Gedung Islamic Center, Kantor Ketahanan Pangan Daerah, dan membakar sebuah bangunan kecil dijadikan gudang penyimpanan oleh pihak Karantina Pertanian juga dibakar. Aksi itu dilakukan sekira pukul 13.00 WIT, Senin (28/8).

RP diketahui berdinas dibagian Roops Polda Maluku. Belum diketahui motif aksi yang dilakukannya. Kasus ini kini sudah ditangani Bidpropam Polda Maluku. RP juga sudah meringkuk dalam tahanan Polda Maluku.

Informasi Ambon Ekspres di lokasi kejadian menyebutkan, sebelum kejadian RP menyambangi kawasan tersebut sambil membawa martil. Dia menuju Kantor Ketahanan Pangan Daerah. Dia kemudian menghancurkan kaca pos jaga depan kantor milik Pemprov Maluku itu.

Tidak lama, pelaku kemudian beralih menuju Gedung Islamic Center yang tidak jauh dari Kantor Ketahanan Pangan Daerah. Dia kemudian melakukan pengrusakan terhadap kaca pos keamanan bangunan Islamic Center.

Ternyata dia masih tidak puas. RP kemudian berjalan keluar gedung dan menuju sebuah gudang yang berada di dekat TPU Waihaong. Tidak lama dia langsung melakukan pengurusakan dan membakar gudang itu. Pembakaran ini sempat menyebabkan kabel listrik ikut terbakar dan putus sehingga aliran listrik pada kantor Karantina Pertanian yang bersebelahan dengan gudang langsung padam.

Usai melakukan aksi itu, RP langsung balik ke rumahnya di Asrama Polisi Parigi Lima. Beberapa saat setelah kejadian itu, anggota piket SPK Polres Ambon menyambangi lokasi kejadian dan langsung mengamankan TKP. ‘’Sebelum membakar gudang itu, dia kasih hancur kaca pos jaga di Islamic Center,” kata Emang, penjaga gudang tersebut, kemarin.

Wakil Kapolres Ambon Kompol Agung Tribawanto membenarkan kejadian tersebut. “Kasusnya ditangani langsung Polda Maluku karena yang bersangkutan anggota Polda Maluku,” tandas Tribawanto membenarkan kejadian tersebut, terpisah.

Kabid Humas Polda Maluku AKBP Ricard Abner Tatuh juga membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, kasus ini sementara dalam proses di Ditpropam Polda Maluku. “Sudah dilaporkan. Sementara dalam proses penanganan. Saya juga belum monitor apa yang bersangkutan sudah diamankan atau belum. Jelasnya, sudah ada laporan. Perkembanganya besok (hari ini) akan kita sampaikan lagi,’’ tandas juru bicara Polda Maluku ini.

Kasubdit Provos Polda Maluku, Kompol Sulastri Sukidjan yang dikonfirmasi menegaskan, pihaknya telah menindaklanjuti penanganan kasus tersebut. Saat ini RP yang diduga sebagai pelaku sudah diamankan di tahanan Polda Maluku guna mempertanggungjawabkan perbuatannya dihadapan hukum. ‘’RP sudah kita amankan. Kini masih dalam penyelidikan,’’ ungkap mantan Kasubag Humas Polres Buru ini, tadi malam.

Terkait aksi pengrusakan itu, Pemprov Maluku menyerahkan sepenuhnya kasus ini dalam penanganan hukum. ‘’Terkait dengan pengrusakan fasilitas baik gedung Islamic Center maupun kantor Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Maluku, pemerintah provinsi menyerahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum untuk melakukan pengusutan,’’ ungkap Kabag Humas Setda Maluku, Bobby Kin Palapia ketika dihubungi Ambon Ekspres, kemarin.

Menurut dia, apa yang dilakukan oknum polisi itu merupakan tindak pidana sehingga penanganannya akan dilakukan pihak kepolisian. “Itu perbuatan tindak pidana, sehingga kita serahkan kepada polisi. Siapapun yang diduga melakukan perbuatan pidana maka akan diproses sesuai aturan yang ada. Apalagi dugaannya dilakukan oleh oknum anggota Polri. Kami percayakan semuanya kepada rekan-rekan kepolisian. Termasuk mengusut motif dibalik aksi itu,” pungkas dia.(ERM/AHA/SDN)

Most Popular

To Top