SMA Negeri 5 Ambon Terima Revitalisasi Gedung. – Ambon Ekspres
Pendidikan

SMA Negeri 5 Ambon Terima Revitalisasi Gedung.

AMEKS ONLINE, AMBON.–Melalui Dinas Pendidikan Provinsi Maluku, Revitalisasi pembangunan gedung baru SMA Negeri 5 Ambon dilaksanakan. Pembangunan gedung baru ini dilakukan karena gedung ini sudah terbilang tua di usianya. Kegiatan ini dihadiri dan dibuka langsung oleh Kadis Pendidikan Provinsi Maluku, Drs. Mohammad Saleh Thio beserta jajarannya.

Kepada Ambon Ekspres, Kadis Pendidikan Provinsi Maluku, Drs. Mohammad Saleh Thio, menjelaskan, kondisi fisik bangunan di Maluku ini perlu ada pembenahan. “Secara bertahap di tahun 2017, pihaknya merevitalisasi sekolah-sekolah yang notabene gedungnya sudah tua. dan akan dilanjutkan pada tahun depan untuk sekolah yang belum dapat giliran untuk merevitalisasi,” kata Saleh Thio saat ditemui usai membuka pembangunan gedung baru SMA Negeri 5 Ambon, Senin, (28/8).

Dikatakan, Saleh Thio, sumber dana berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Indonesia (APBN) sebesar tujuh ratus lima puluh enam juta seratus tiga puluh lima ribu rupiah.

Kepsek SMA Negeri 5 Ambon, Sarah Sangadji, S.Pd, M.Pd, sangat berterima kasih kepada Dinas Pendidikan Provinsi Maluku, telah memberikan kesempatan kepada lembaga yang dipimpinnya untuk menerima anggaran revitalisasi bangunan baru untuk SMA Negeri 5 Ambon. dengan peletakan batu ALASAN, impian memiliki bangunan baru untuk proses belajar mengajar para siswa telah tercapai. “Diawali dengan ruang kantor, kepala sekolah, tata usaha, ruang guru dan perpustakaan. Pembangunan ini, masih berkelanjutan sampai tahun depan.

Karena keinginan saya, semua ruang yang ada di sekolah ini harus direvitalisasi,” ungkap Sarah Sangadji.
Sarah Sangadji, menjelaskan, bangunan yang ada disekolah ini usianya sudah sangat tua dan lama. Karena lembaga ini sendiri telah berdiri lebih kurang empat puluh empat tahun. Dan animo masyarakat untuk masuk ke sekolah ini sangat tinggi, terlihat dari pendaftaran sekitar empat ratus enampuluh siswa tetapi pihaknya hanya bisa terima sebanyak duaratus duapuluh siswa.

Sarah Sangadji, berharap, kedepan bukan saja pembangunan ini yang diutamakan namun bangunan yang memadai untuk pelayanan maka siswa terlanyani dengan baik. “Dan puncaknya, mutu dari lulusan lembaga ini diterima pada universitas yang gradenya tinggi,” jelas Sarah Sangadji. (M6)

Most Popular

To Top