Pelajar Malra di JGH 2017 – Ambon Ekspres
Pendidikan

Pelajar Malra di JGH 2017

Dua siswa peserta Jambore Generasi Hijau asal SMA Negeri 1 Kei Kecil Maluku Tenggara , berpose bersama Gubernur Maluku Ir. Said Assagaf dan Bupati Maluku Tenggara Anderias Rentanubun di Kantor Gubernur, Rabu (30/8).SAHDAN FABANYO/AMEKS

AMEKS ONLINE, AMBON.––Kabar ini datang dari Kota Bontang, Provinsi Kalimantan Timur, tempat Jambore Generasi Hijau (JGH) 2017 berlangsung, tepatnya pada 19 hingga 26 Agustus 2017. Peserta JGH sebanyak 133 orang dari seluruh Indonesia. Termasuk diantaranya perwakilan dari Provinsi Maluku.

Mereka tergabung dalam komunitas Green Generations Indonesia yang peduli dengan kondisi lingkungan hidup. Dua pelajar asal Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) berhasil mewakili Provinsi Maluku dalam event tersebut, yakni Elisabeth Aurelia Jaftoran dan Rohany Aprisilia Simbolon.

Pelajar kelas XI SMA Negeri 1 Kei Kecil, Maluku Tenggara ini, mengikuti serangkaian kegiatan bersama dengan 133 peserta dari 29 provinsi. 133 peserta JGH dan para green generation berkumpul, mereka komitmen meningkatkan rasa cinta dan peduli lingkungan. Guna menciptakan lingkungan hijau di seluruh tanah Indonesia, dari Sabang hingga Merauke. Perwujudannya, seluruh peserta JGH menghadiri seminar, dan mendapat materi tentang pentingnya menjaga lingkungan hijau. Sekaligus membentuk group discussion tema wawasan lingkungan.

Serta materi mengenai Zetizen salah satu program Jawa Pos bersama Pemerintah New Zealand, untuk mencari anak-anak berprestasi yang dapat dijadikan motivasi bagi orang lain dengan aksi positif yang dilakukan. Dengan partisipasi baik provinsi maupun kabupaten, pihak Green Generation memberikan apresiasi bagi Provinsi Maluku serta Kabupaten Maluku Tenggara yang telah mengdukunng para peserta dalam mengikuti event tersebut.

Gubernur Maluku, Said Assagaff saat menerima penghargaan partisipasi daerah partisipasi dalam JGH 2017 mengatakan, pemerintah menyambut baik apresiasi yang diberikan serta menjadi kebangaan tersendiri bahwa ada keterwakilan Maluku dalam kegiatan ini. “Terimakasih bagi kedua peserta yang sudah mewakili dan ini menjadi kebangaan bagi daerah,” ungkapnya saat menerima kedatangan kedua pelajar itu di Kantor Gubernur Maluku, Rabu (30/8).

Sementara, Bupati Maluku Tenggara, Andreas Retraubun yang juga menerima penghargaan menyampaikan, kedua peserta merupakan perwakilan dari Kabupaten Malra. “Tentu menjadi kebangaan karena dari sekian kabupaten/kota yang ada, peserta yang mewakili Maluku adalah siswa dari Maluku Tenggara,” katanya.

Green generation merupakan komunitas yang bertujuan mencetak generasi hijau yang peduli dan berbudaya lingkungan, melalui berbagai kegiatan atau proyek. Selain menerima pembekalan, para peserta juga melakukan kampanye atau aksi nyata. Yang memberikan dampak positif bagi masyarakat maupun lingkungan. Meskipun sudah usai, kegiatan ini memberi kesan tersendiri pada seluruh peserta.

Rohany Aprisilia Simbolon, salah satu peserta JGH 2017 asal Maluku ini mengungkapkan, meski berbasis Kawasan Industri Klaster yang berbasis gas dan kondensat, isu alam tetap dijaga oleh seluruh penghuninya. “Lewat kegiatan ini kita belajar banyak bagaimana menjadi generasi muda yang menyiapkan kekayaan alam dan sumber daya alam agar bisa tetap ada. Tentu dengan semangat penghijauan,” kata gadis berdarah Batak ini.

Sementara Elisabeth Aurelia Jaftoran yang juga merupakan perwakilan JGH 2017 dari Maluku mengaku, dirinya bersama rekannya ingin membentuk green generation di kabupaten dan provinsi. Sebagai wujud tindaklanjut project nasional di tahun 2018 di wilayah Indonesia Timur.

Gadis asal Langgur ini mengatakan, dampak dari aksi Green Generation adalah dapat menciptakan Maluku yang dikenal punya potensi Sumber Daya Alam (SDA) luar biasa untuk dikenalkan pada seluruh peserta JGH 2018. “Harapannya green generation dapat berkembang di Provinsi Maluku, agar para pelajar bisa ikut berpartisipasi untuk mewujudkan Maluku hijau dan berkembang bersama daerah lain bebas dari sampah dan polusi udara,” harapnya.(IWU)

Most Popular

To Top