Doa untuk Ambon dan Rohingya – Ambon Ekspres
Ragam

Doa untuk Ambon dan Rohingya

Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Ambon melaksanakan doa bersama jelang HUT Kota Ambon yang ke 442 di Islamic Center

AMEKS ONLINE, AMBON.––Jelang HUT Kota Ambon ke 442, Pemkot Ambon melakukan doa bersama. Dengan harapan, segala kekurangan dapat diperbaiki untuk pembangunan yang lebih baik kedepan. Dalam doa tersebut, juga disisipkan doa keselamatan untuk umat muslim Rohingya dari tragedi pembantaian di Myanmar.

Walikota Ambon, Richard Louhenapessy mengatakan, doa bersama ini untuk suksesnya berbagai rangkaian kegiatan yang telah dilakukan jelang HUT Kota Ambon ke 442. Selain itu juga agar segala kekurangan yang ada saat ini dapat diperbaiki demi mewujudkan pembangunan Kota Ambon yang lebih baik kedepan.

Dikatakan, Kota Ambon merupakan bagian dari pilar-pilar kebangsaan. Salah satunya adalah Pancasila. Sehingga sebagai warga Indonesia, pemerintah daerah bersama masyarakat Kota Ambon, perlu saling mendukung dan bekerja sama untuk menciptakan situasi Kota Ambon yang lebih baik kedepan, dengan tidak saling membedakan status, ras, golongan maupun agama. “Pancasila tidak pernah membedakan yang kaya dan yang miskin. Juga tidak pernah membedakan ras, golongan maupun asal seseorang dengan orang lain. Dan sebagai bagian dari warga Indonesia, maka kita harus menghargai betul lewat Pancasila sebagai rumah kita,” tandas Louhenapessy, usai doa bersama di Gereja Maranatha Ambon, Senin (5/9).

Ketua DPD II Golkar Kota Ambon ini mengaku, doa untuk Ambon juga menyisipkan doa untuk keselamatan umat Muslim Rohingya yang saat ini mengalami penindasan secara brutal oleh pemerintahan Myanmar. Sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), lanjut Louhenapessy, warga Ambon juga harus mendoakan agar masyarakat Rohingya bisa segera keluar dari konfrlik yang sementara terjadi. “Kita pernah alami tragedi yang hampir sama dengan masyarakat Rohingya. Dan peristiwa itu sangat memilukan. Maka jelang HUT Kota Ambon, kita juga harus mendoakan mereka. Karena itu yang bisa kita perbuat sebagai NKRI. Dan kita prihatin serta menolak anti kemanusiaan seperti yang dilakukan pemerintahan Myanmar terhadap komunitas masyarakat Rohignya. Dan kita berdoa semoga Tuhan memberikan bantuan yang bisa menyelesaikan persoalan di Myanmar,” harapnya.

Wakil Walikota Ambon Syarif Hadler juga tampak memimpin doa bersama di Islamic Center yang dihadiri sejumlah pemuka agama, tokoh masyarakat, ibu-ibu pengajian, jajaran ASN Pemkot Ambon serta sejumlah siswa yang dilibatkan dalam paduan suara. Menurut Syarif, untuk kemajuan Kota Ambon kedepan, menjadi tanggung jawab masyarakat dan seluruh pimpinan dan jajaran Pemkot Ambon. “442 tahun lalu, para pimpinan serta warga Kota Ambon yang telah tiada telah merintis dan mencatat sejarah dalam membangun serta mengembangkan kota bertajuk Manise ini. Dan jelang HUT Kota Ambon menjadi momentum untuk mengevaluasi diri untuk melangkah jauh lebih maju. Apa yang kurang baik kita tinggalkan, dan yang belum sempurna kita sempurnakan dan tingkatkan,” paparnya.

Dirinya menghimbau agar masyarakat Kota Ambon saling menghargai antar umat beragama. Masyarakat juga agar tidak membawa persoalan yang terjadi di Myanmar untuk masuk ke Kota Ambon. “Keperihatianan kita kepada masyarakat Rohingnya, tidak perlu kita bawa ke sini. Mari kita doakan agar mereka bisa selamat dari musibah yang sementara dialami. Dan kita juga berdoa agar masyarakat Rohingya bisa dijauhkan dari tragedi tersebut. Ini merupakan hari dimana kita harus berdiri tegak dan berbuat kebajikan. Mari tinggalkan yang buruk dan bersama-sama membangun kota Ambon,” ajak Ketua DPW PPP Maluku ini. (ISL)

Prev1 of 2

Click to comment

Most Popular

To Top