ASN Harus Punya Target – Ambon Ekspres
Berita Utama

ASN Harus Punya Target

AMEKS ONLINE, AMBON.–Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Asman Abnur menilai, Aparatur Sipil Negara (ASN) harus punya manfaat dan target serta beban kerja. Bukan hanya memenuhi absen dan jam kerja lalu pulang.
Selain itu, terkait kegiatan studi banding yang sering dilakukan ASN dan tidak memberikan manfaat serta perubahan bagi negara, harus dihentikan. “Saya tidak mau ASN yang ada di pemerintahan ini tidak ada manfaatnya. Hanya datang memenuhi absen, ke kantor kemudian hitung-hitung jam lalu pulang ke rumah. Tidak ada apa-apa yang dibuat dan tidak punya target, bahkan tidak punya sesuatu yang menjadi beban kerjanya. Maka dari itu saya berharap kedepan, ASN harus menjadi motor perubahan terhadap negeri ini,” kata dia saat memberikan ceramah umum di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Maluku, Kamis (7/9).

Dikatakan, pihaknya akan menerapkan manajemen kinerja sehingga kedepannya harus jelas apa target yang mau dihasilkan. Tidak boleh ada lagi datang hanya memenuhi jadwal kerja tapi tidak punya target yang mau dicapai. “Manajemen kinerja ini menjadi ciri khas ASN kita kedepan. Kami KemenPAN-RB sudah bekerjasama dengan Kementerian Keuangan serta Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), sebelum diberikan anggaran harus jelas dulu apa yang mau dihasilkan oleh unit organisasi itu. Jangan ada lagi ukurannya serapan. Kalau serapannya sudah 90 persen, kepala dinas dengan bangga melapor kepada gubernur dan merasa sudah hebat. Apalagi kalau laporan keuangannya dapat WTP. Itu luar biasa bangga. Tapi begitu kita tanya anggaran yang dihabiskan itu menghasilkan apa ? Tidak jelas. Uangnya habis tapi hasil tidak jelas. Kedepannya tidak boleh lagi,” ungkapnya.

Selain itu, mantan Wakil Walikota Batam, Provinsi Kepulauan Riau ini juga menilai, kebanyakan program tidak sesuai dengan kegiatan. “Di dalam seminar rupanya ada honor, studi banding lumayan bisa jalan-jalan. Tapi programnya perbaikan kesehatan masyarakat, ya nggak nyambung. Harusnya, kalau programnya perbaikan kesehatan masyarakat, kegiatannya adalah mungkin pengadaan makanan bergizi dibagikan ke posyandu, itu nyambung programnya,” tuturnya.

Asman mengingatkan, manejemen kinerja menjadi ciri khas ASN kedepan dan harus diperbaiki yaitu merubah cara manual kepada cara informasi teknologi (IT). “Jadi pemerintahan yang berbasiskan elektronik itu menjadi ciri khas kita kedepan. Pelayan publik tidak ada lagi yang bertatapan muka pejabat, cukup melalui android saja tidak perlu lagi ke kantor. Sehingga kedepannya pelayanan merupakan ciri khas ASN, tidak mengedepankan lagi kekuasaan dan kewenangan tapi pelayan yang mejadi ciri khas,” tuturnya.

Ditambahkan, pihaknya sekarang, sedang giat meningkatkan kompetisi inovasi pelayanan publik. Tahun ini ada 3.000 lebih yang kita kompetisikan, dan dari 3.000 itu, kita sudah memilih top 40 dan top 99. “Kalau itu bisa terjadi nanti tidak perlu lagi harus studi banding ke mana-mana. Tinggal meniru yang sudah jadi. Saya selalu mengatakan kita itu, senang banget kalau studi banding dari dulu kerjaannya, banding-bandingin terus, tetapi tidak pernah jadi,” cetusnya.

Sementara itu, Gubernur Maluku Said Assagaff mengatakan, BPSDM Maluku telah mencetak pejabat-pejabat di kawasan Timur Indonesia, yang juga telah menghasilkan inovasi-inovasi baru yang dituangkan dalam laporan proyek perubahan. “Namun kami sadari implementasi inovasi jangka menengah dan jangka panjang belum maksimal. Kami evaluasi seperti tadi yang kami sampaikan kepada pak menteri, serta para peserta diklat yang telah selesai dan kembali ke daerah asal, kami kesulitan untuk bisa memonitor. Namun, kedepannya ini menjadi tanggung jawab BKD Provinsi Maluku,” kata Assagaff.

Dikatakan, penyelenggaraan Diklat PIM II sudah dilaksanakan sejak tahun 2016. Maluku di dalam penyelenggaraan Diklat Kepemimpinan Tingkat II sangat mengharapkan, agar tahun 2018 sudah dapat terakreditasi. “Kita berharap, Diklat PIM II dapat diakreditasi pada tahun 2018 mendatang dalam upaya mewujudkan BPSDM Maluku terdepan di kawasan Timur Indonesia,” harap Assagaff (IWU)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!