Haria-Nohas Juara Bersama – Ambon Ekspres
Amboina

Haria-Nohas Juara Bersama

SAHDAN FABANYO/AMEKS LOMBA BELANG : Warga antusias menyambut pemenang lomba belang pesta teluk dalam rangka HUT Kota Ambon ke-442, Sabtu (9/9).

AMEKS ONLINE, AMBON.—Panita menetapkan Negeri Haria dan Negeri Noloth, Haruku dan Sameth (Nohas) keluar sebagai juara bersama lomba Arumbae Manggurebe Maju yang dilaksanakan dalam Festifal Teluk Ambon, Sabtu (9/9). Dua tim ini finish bersamaan mengalahkan 7 tim lainnya yang berpartisipasi dalam event tahunan tersebut.

Lomba arumbae manggurebe, merupakan salah satu mata lomba yang ada dalam Festival Teluk Ambon. Para peserta start dari kawasan Pantai Amahusu, Kecamatan Nusaniwe. Mereka dilepas Kapolda Maluku, Irjen Polisi Deden Juhara dengan finis dikawasan Jembatan Merah Putih.

Walaupun ditetapkan sebagai juara bersama, namun lomba ini masih perlu dilakukan perbaikan. Terutama dari para penonton yang mengikuti para peserta dengan menggunakan speedboat atau kapal ikan. “Kedepan kalau lomba seperti ini (belang), panitia itu harus tertibkan speadboat yang mengikuti kita. Karena dapat mengancam keselamatan dari para peserta lomba. Kemudian finish itu harus dibersihkan sehingga bisa kelihatan oleh para peserta itu sendiri,” kata Bob Pasalbessy, pimpinan regu asal Nohas, epada wartawan usai mengikuti lomba dikawasan Pantai Galala, Sabtu (9/9).

Menurut dia, hampir setiap tahun kelompoknya selalu mengikuti kegiatan Arumbae Manggurebe. Namun tahun 2016 lalu, musibah menimpah mereka akibat ulah speadboat, sehingga mereka gagal masuk finish karena tenggelam. ‘’Ini menjadi catatan bagi panitia sehingga kedepan speedboat harus lebih ditertibkan. Tahun kemarin kita tidak tenggelam, kemudian Haria yang menang. Nah tahun ini, kita buktikan dan kita percaya kita akan menang,” jelas dia.

Dikatakan, sebelum bertarung dalam lombang Arumbae Manggurebe Maju di Festival Teluk Ambon, pihaknya telah melakukan berbagai persiapan. “Kesiapan sudah kita lakukan sejak satu bulan sebelum bertanding. Dan kita optimis tahun depat gelar juara ini, masih akan kita rebut,” tegas dia.

Sementara itu, Antonius, salah satu warga masyarakat yang menyaksikan lomba Arumbae Manggurebe Maju mengaku kegiatan seperti itu, harus di lakukan setiap tahun. Karena selain sebagai promosi wisata, juga sebagai bagian dari budaya dan tradisi masyarakat Maluku. “Kegiatan-kegiatan seperti ini, memang harus dilakukan. Karena salah satu untuk memajukan daerah, yakni kembangkan potensi pariwisatanya. Kemudian ini juga bagian dari budaya dan hiburan kepada masyarakat,’ kata dia ketika dimintai tanggapannya.

Sementara itu, Gubernur Maluku Said Assagaff secara resmi telah menutup kegiatan Festival Teluk Ambon yang berlangsung selama tiga hari itu. Menurut dia, kegiatan ini merupakan kegiatan dan event penting dalam rangka mempromosikan budaya di Maluku, terlebih keindahan Teluk Ambon. ‘’Setiap kegiatan maupun event pariwisata, baik nasional maupun internasioanl merupakan bagian dari promosikan Maluku sebagai provinsi yang aman, nyaman dan damai,” katanya.

Prev1 of 2

Click to comment

Most Popular

To Top