Berkas Kepala Dusun Cabul Tahap I – Ambon Ekspres
Hukum

Berkas Kepala Dusun Cabul Tahap I

AMEKS ONLINE, NAMLEA.—Polisi telah melimpahkan tahap I berkas perkara kasus pencabulan yang dilakukan tersangka M Lesbasa, Kepala Dusun Wamsait, Kecamatan Waelata, Kabupaten Buru kepada pihak Kejaksaan Negeri Namlea. Pelaku mencabuli dua anak. Ironisnya, pelaku juga merupakan ayah tiri dari kedua korban.
Kasat Reskrim Polres Pulau Buru, Iptu Ryan Yudha Citra menyatakan, kasus pencabulan yang dilakukan sudah masuk tahap satu beberapa hari lalu. Dikatakan, pihaknya sedang menanti pemeriksaan Kejaksaan Negeri Buru untuk meneliti berkas tersebut.

Lebih lanjut dikatakan, jika berkas dinyatakan lengkap maka pihaknya akan segera melimpahkan tahap II dengan menyerahkan tersangka beserta barang bukti. “Kasus pencabulan dengan tersangka Kepala Dusun Wamsait itu sudah masuk tahap I. Kalau sudah dinyatakan lengkap maka akan secepatnya dilimpahkan tahap II beserta tersangka dan barang bukti,” kata Ryan.

Diketahui, tersangka ditangkap karena memperkosa dua anak tirinya yang berusia 21 tahun dan 15 tahun. Dia ditangkap di depan Kantor Desa Dava, Kecamatan Waelata, Kabupaten Buru pada Senin (21/8) setelah dilaporkan keluarga korban.

Dari penuturan korban pada pihak kepolisian, tersangka sudah menjalankan aksi bejatnya sejak beberapa tahun lalu. Semula, ulah tersangka itu ditutupi selama bertahun-tahun karena merasa ketakutan. Namun, korban yang berusia 15 tahun membeberkan aksi bejat tersangka kepada kakaknya sehingga akhirnya dilaporkan ke polisi.
AKSI CABUL 19 ORANG

Sementara itu, terkait perkembangan kasus dugaan pencabulan yang menimpa korban dengan pelaku 19 orang, Ryan mengaku masih terus didalami. Sejumlah saksi masih terus diperiksa.

Dari jumlah tersebut, 9 orang dewasa dan telah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka juga sudah mendekam di Rutan Mapolres Buru. Sementara 10 pelaku yang masih dibawah umur dipulangkan kepada orang tua masing-masing dan tetap diwajibkan untuk melaporkan diri setiap hari di Mapolres Pulau Buru usai jam sekolah.

Diketahui korban dugaan pencabulan yang dilakukan 19 orang pelaku. Polisi juga belum bisa menjelaskan kronologis peristiwa dugaan pencabulan itu karena sebagian diantara pelaku melakukan hubungan suami istri dengan membayar korban. Tapi ada juga yang tanpa membayar.
Pelaku dewasa terancam pidana 15 tahun sebagaimana diatur dalam pasal 81 ayat 1 dan atau pasal 82 ayat 1 UU Perlindungan Anak. (DHE)

Click to comment

Most Popular

To Top