Kasus Reklamasi Naik Penyidikan – Ambon Ekspres
Hukum

Kasus Reklamasi Naik Penyidikan

Ilustrasi/Net

AMEKS ONLINE, NAMLEA.–Setelah ditemukan bukti awal, penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku resmi meningkatkan status perkara dugaan penyelewengan anggaran pada proyek Water Front City tahap I reklamasi Pantai Merah Putih di Namlea, Kabupaten Buru dari penyelidikan ke tahap penyidikan. “Bahwa benar kasus dugaan tindak pidana korupsi pada Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Buru dalam kegiatan Pembangunan Water Front City Namlea telah ditingkatkan ke tahap penyidikan berdasarkan surat perintah penyidikan Nomor : 08/S.1/Fd.1/09/2017, tanggal 15 September 2017 (hari ini),” ungkap Kasipenkum dan Humas Kejati Maluku, Samy Sapulette kepada wartawan di Ruang Pers Kejati Maluku.

Samy menjelaskan, proyek APBN tahun 2015 sebesar Rp 4.911.700.000 ini dilaporkan oleh masyarakat dan telah ditindaklanjuti jaksa. “Kasus ini dilaporkan masyarakat. Hasilnya kita naikan ke tahap penyidikan. Modus kasusnya, diduga proyek tersebut tidak berhasil dikerjakan tuntas akan tetapi dananya dicairkan 100 persen,” jelas Samy.

Pasca naik penyidikan, kata Samy, tim penyidik akan segera menyusun rencana penyidikan (rendik) dengan dilakukanya pemeriksaan saksi-saksi ditahap penyidikan untuk menetukan tersangka. “Garansinya setelah pemeriksaan ditahap penyidikan maka selanjutnya akan ditetapkan tersangka,” tandas Samy.

Soal siapa yang dijadikan sebagai tersangka dalam proyek yang diduga dikerjakan oleh orang dekat penguasa Buru itu, Samy enggan berkomentar. “Ikuti saja kasusnya. Kan baru naik penyidikan. Soal siapa dan siapa itu kewenangan penyidik setelah berproses dalam serangkain penyidikan nantinya,” ujar Samy. (NEL)

Click to comment

Most Popular

To Top