Komisioner Bawaslu Segera Dilantik – Ambon Ekspres
Berita Utama

Komisioner Bawaslu Segera Dilantik

Ilustrasi/Net

AMEKS ONLINE, AMBON.—Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) RI akhirnya menetapkan nama-nama anggota Bawaslu Provinsi terpilih periode 2017-2022. Tiga anggota Bawaslu Maluku ditetapkan adalah Abdullah Ely, Astuti Usman dan Paulus Titaley. Mereka rencananya akan dilantik pada 20 September mendatang.

Penetapan ini berdasarkan Berita Acara tentang Penetapan Calon Terpilih Anggota Bawaslu Provinsi Masa Jabatan 2017-2022 Nomor 0484/K.BAWASLU/HK.01.00/IX/2017 dan 0485/K.BAWASLU/HK.01.00/IX/2017 tanggal 16 September 2017, dan diumumkan di website resmi Bawaslu RI, Minggu (17/9). Sedangkan tiga calon anggota Bawaslu Maluku yang tidak lolos dan masuk daftar, yakni Thomas Tamalatu Wakano, Daim Baco Rahawarin dan Achmad Kilwalaga. “Ya alhamdulillah hari ini, (kemarin-red) Bawaslu RI telah umumkan nama-nama yang dianggap lulus, dalam seleksi ini yaitu saya sendiri Abdulah Ely, ibu Astuti Usman dan Pak Paulus Titaley,” ucap Abdullah kepada Ambon Ekspres via seluler, Minggu (17/9).

Dia mengatakan, tiga nama yang masuk daftar tunggu akan memggantikan anggota Bawaslu jika melanggar kode etik penyelenggaera pemilu dengan ganjaran pemecatan. “Kami yang mengikuti uji kelayakan dan kepatutan ada 6 orang. Nah tiga yang tidak lulus, mereka ini dimasukan dalam daftar tunggu, jika sewaktu-waktu, ada pergantian, maka mereka yang diambil. Tidak bisa orang lain,” jelasnya.

Menurut dia, rencananya pelantikan komisioner Bawaslu terpilih akan dilakukan pada tanggal 20 September di Jakarta. Namun, sebelum pelantikan akan diadakan malam ramah tamah, atau lepas pisah jabatan terlebih dahulu, antara Bawaslu terpilih periode 2017-2022, dengan Bawaslu lama periode 2012- 2017.

Setelah itu, Bawaslu RI akan mengundang pengurus Bawaslu lama untuk menghadiri acara pelantikan. Kemudian dilanjutkan dengan, Bimbingan Tehnik (Bimtek) selama tiga hari. “Rencana pelantikan pada 20 September ini di jakarta. Kemudian dilanjutkan, dengan bimtek selama tiga hari. Setelah itu, baru kami kembali ke Provinsi untuk melaksanakan tugas pengawasan, karena pentahapan sudah dimulai september ini,” tandasnya.

Terkait penetapan ketua Bawaslu, dia mengatakan, pleno untuk menentukan ketua akan, dilakukan setelah pelantikan. “Untuk ketua nantinya setelah pelantikan baru diadakan rapat pleno oleh kami bertiga. Untuk menetukan siapa yang menjadi ketua. Kemudian dilanjutkan dengan pembentukan ketua devisi diantaranya, devisi sumber daya manusia (SDM) devisi organisasi, devisi pengawasan dan hukum,” paparnya.

Dia berharap, usai pelantikan Bawaslu Maluku akan segera melakukan koordinasi dengan seluruh jajaran se kabupaten/kota di Maluku guna memperepat pengadaan sekretariat pendukung bagi panitia pengawasan kecamatan (Panwascam) di 11 kabupaten/kota. “Dalam minggu ini kami akan melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah setempat guna menyiapkan kepala sekertariat dan bendahara.

Kemudian kami juga akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah tingkat I untuk mempercepat proses nafkah hibah pertinggihan daerah. Karena minggu depan proses penyaringan dan penjaringan panwas yang ada di 11 kabupaten/kota akan segera dilaksanakan,” tandasnya.

Dirinya mengingatkan, agar seluruh pihak yang berkepentingan dapat bekerjasama untuk memperlancar proses tersebut. “Kami akan segera menyiapkan Panwas kecamatan dan Kabupaten agar proses pengwasan ini bisa berlangsung dengan baik. Semoga ada kerjasama yang baik dari seluruh pihak,” ungkapnya. (WHB/ISL)

Most Popular

To Top