Anggaran Baru Cair Rp 15 M – Ambon Ekspres
Politik

Anggaran Baru Cair Rp 15 M

AMEKS ONLINE, AMBON.–Pemerintah Provinsi Maluku telah mencairkan anggaran pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur sebesar Rp 15 miliar dari total Rp 200 miliar yang disetujui. Sisa anggaran akan dicairkan tahun depan.

Koordinator Devisi teknis penyelenggara Pemilu, KPU Maluku, La Alwi mengatakan, pencairan anggaran itu dilakukan setelah penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) oleh Pemprov Maluku dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 30 Juli lalu.

“Anggarannya sudah dicairkan oleh pemerintah daerah sebesar Rp 15 miliar ke rekening KPU. Pencairan ini dilakukan setelah penandatanganan NPHD dilakukan 30 Juli lalu dengan ditetapkan Rp 200 miliar untuk anggaran pelaksanaan pilkada.

Kalau tidak salah pencairan tahap awal itu dilakukan di minggu kedua bulan Agustus lalu,” jelas Alwi kepada Ambon Ekspres via seluler, Selasa (19/9).

Anggaran Rp 15 miliar itu, jelas Alwi, akan digunakan oleh KPU untuk melaksanakan pentahapan pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku yang sudah dimulai September atau Oktober ini. Bila anggaran itu tidak mencukupi kebutuhan kegiatan, KPU akan kembali menyurari pemerintah daerah untuk mencairkan sesuai dengan permintaan. “Pentahapan pilkada paling lambat sudah dilakukan September ini atau Oktober mendatang.

Sehingga, perlu ada pencairan sebelum pentahapan dilakukan. Dan saat ini persoalan anggaran tidak ada masalah, semuanya sudah aman. Dan kalau memang Rp 15 miliar ini belum cukup, kita akan surati pemerintah lagi untuk ditambahkan,” katanya.

Sementara anggaran sisa untuk kebutuhan saat pilgub, kata dia, akan dicairkan pada tahun 2018. KPU belum memastikan, Rp 15 miliar tersebut sudah mencukupi pentahapan pada bulan Oktober, November dan Desember 2017. “Untuk pencairan dana secara keseluruhan dari Rp 200 miliar itu, akan dilakukan tahun 2018. Karena di 2017 ini kita hanya menggunakan sebagian dananya untuk melaksanakan pentahapan. Dana itu harus dikembalikan jika ada tersisa. Dan kami KPU akan membuat laporan pertangungjawaban anggaran yang dipakai selama pentahapan pilgub,” ungkapnya.

Sebelumnya, anggaran Pilkada Maluku tahun 2018 yang diusulkan KPU Maluku disetujui Pemprov Maluku sebesar Rp 200 miliar. Jumlah itu naik hampir 100 persen dibanding tahun 2013.

Melonjaknya anggaran disebabkan munculnya berbagai regulasi baru terkait penyeleggaraan pemilu termasuk Pilkada serentak jilid III tahun 2018. Misalnya Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) yang telah dirubah, juga Peraturan KPU. Bahkan ada Peraturan Menteri Keuangan yang mengatur secara langsung honor penyelenggara Pemilu hingga tingkat paling bawah atau Panitia Pemungutan Suara  (PPS). (WHB)

Most Popular

To Top