KSPI dan Buruh Indonesia Tolak Gerakan Nasional Non Tunai: Perampokan – Ambon Ekspres
Nasional

KSPI dan Buruh Indonesia Tolak Gerakan Nasional Non Tunai: Perampokan

AMEKS ONLINE, JAKARTA – Rencana pemerintah yang akan menerapkan transaksi pembayaran nontunai dengan menggunakan uang elektronik sepertinya tak dapat diterima oleh sebagaian kalangan.

Penolakan salah satunya datang dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan buruh Indonesia yang menolak Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT).

Selain itu, mereka juga menolak penggunaan uang elektronik dan gardu tol otomatis.

Presiden KSPI Said Iqbal menilai, keputusan itu sangat merugikan pekerja dan masyarakat.

Sebab, kebijakan tersebut bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang, di mana disebutkan bahwa uang adalah alat pembayaran yang sah.

“Masyarakat harus kritis, karena pemilik dan pengguna kartu e-toll, tanpa sadar sesungguhnya telah ‘dirampok’ oleh pihak pengelola jalan tol dan bank yang menerbitkan kartu e-toll,” demikian Said keterangan tertulisnya, Kamis (21/9).

Ia juga mencontohkan, apabila masyarakat membeli kartu e-toll seharga Rp50 ribu, sesungguhnya hanya mendapatkan saldo sebesar Rp30 ribu.

“Ke mana selisih uang yang Rp20 ribu?” herannya.

Prev1 of 2

Most Popular

To Top