Ombudsman RI Perwakilan Maluku bersinergi dengan Dinas Pendidikan berantas pungli di Sekolah – Ambon Ekspres
Pendidikan

Ombudsman RI Perwakilan Maluku bersinergi dengan Dinas Pendidikan berantas pungli di Sekolah

AMEKS ONLINE, AMBON.–Untuk mencegah adanya pungutan liar (Pungli) yang semakin menjamur di sekolah-sekolah di Maluku, Ombudsman RI Perwakilan Maluku bersinergi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku dan Dinas Pendidikan Kota Ambon menggelar kegiatan Curah Pendapat untuk mewujudkan sekolah dalam memerangi pungli. Dengang mengangkat tema, “Upaya mencari gagasan pelayanan pendidikan yang bebas dari pungutan,”. Yang digelar di hotel Everbright, beberapa waktu lalu.

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Maluku, Hasan Slamat, mengatakan, dalam Undang-Undang (UU) Nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional, bila dicermati dalam sekian banyak pasal yang tertera pada UU ini pungutan merupakan tanggung jawab dari negara baik itu Pemerintah Pusat (Pempus) maupun Pemerintah Daerah (Pemda). “Dan dibahas dalam Peraturan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 88 tahun 2012 tentang pungutan dan biaya pendidikan pada astuan pendiiakn dasar, kemudian peraturan dalam UU 74 tahun 2016 tentang komite sekolah dan peraturan Menteri Penidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 8 tahun 2017,” katanya dalam pemaparan materi yang dilakukan di hotel Everbright.

Dikatakan, peran Ombudsaman sebagai lembaga pengawas publik harus memastikan pelayanan pendidikan dapat berjalan secara benar, sehingga tidak terjadi mal administrasi atau penyimpangan melawan hukum. Selain itu dalam Permendikbud Nomor 75 tahun 2016 yang didalam pasal 11, pasal 12, tidak diperbolehkan untuk melakukan pungutan dan sumbangan,

“Penyimpangan yang berupa pungutan liar yang dilakukan di sejumlah instansi-instansi sampai saat ini ditemukan sangat banyak dengan kategori pungutan liar, dan di antaranya permintaan imbalan uang. Sehingga Ombudsman perlu menyorotinya dan menjadikannya sebagai persoalan yang perlu diselesaikan, karena pungutan tidak sama dengan sumbangan,” tegasnya. (M6)

Click to comment

Most Popular

To Top