Demokrat Tidak Khususkan HEBAT – Ambon Ekspres
Politik

Demokrat Tidak Khususkan HEBAT

AMEKS ONLINE, AMBON.—Perpanjangan pendaftaran bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku oleh Partai Demokrat, diisukan untuk mengakomodir pasangan Herman Adrian Koedoeboen-Abdullah Vanath (HEBAT). Namun, Demokrat membantah isu tersebut.

Informasi Ambon Eksres dari internal DPD Partai Demokrat Maluku menyebutkan, agar dapat merekomendasi pasangan Herman-Vanath, Demok- rat harus memperpanjang pendaftaran. Pasalnya, pa- da masa pendaftaran pertama, pasangan ini tidak mendaftar.

Sementara itu, Vanath dikabarkan juga telah bertemu dengan ketua dan sekretaris DPD Partai Demokrat Maluku, Roy Pattiasina dan Latif Lahane serta ketua dewan kehormatan Antoni Hatane di Jakarta, 6 September lalu.

Sinyal ke pasangan ini menguat, setelah acara makan malam dengan petahana Said Assagaff saat Muscab DPC Demokrat 11 kabupaten/kota, batal. “Jadi, dalam rangka diakomodir oleh Demokrat, pasangan HEBAT harus mendaftar. Olehnya itu, Demokrat memperpanjang pendaftaran,” ujar salah satu pengurus Demokrat yang enggan namanya dikorankan itu, Jumat (22/9).

Namun, Latif Lahane membantah saat dikonfirmasi Ambon Ekspres. Perpanjangan pendaftaran ini, kata dia, untuk seluruh DPD dan DPC yang menggelar Pilkada serentak 2018. “Untuk akomodir HEBAT, tidak juga. Itu untuk seluruh Indonesia. Maksudnya itu perintah DPP, jadi kita buka saja. Ini kan perintah, kalau berpasangan itu lebih bagus,” ujar Latif, Jumat (22/9).

Latif lalu membacakan poin-poin dalam surat perpanjangan pendaftaran calon kepala daerah dari DPP Nomor 23/INT/DPP/IX/2017 itu. Diantaranya, perpanjangan ini berlaku secara nasional untuk DPD dan DPC Partai Demokrat yang mengikuti Pilkada 2018.

Kedua, batas akhir perpanjangan penjaringan pemilukada 2018 pada 30 September 2017. Selanjutnya, laporan hasil penjaringan wajib disampaikan ke DPP Partai Demokrat paling 8 Oktober 2017 serta diinstruksikan kepada DPD dan DPC Partai Demokrat untuk segera melaporkan hasil penjaringan, peta politik, rencana koalisi, rencana pasangan kepala daerah dan hasil survei dengan lembaga survei.

Dia menambahkan, surat itu tidak menjelaskan secara tegas soal kewajiban kandidat mendaftaran secara berpasangan. “Di sini (surat DPP) tidak disebutkan menyangkut tentang pasangan. Jadi, boleh mendaftar gubernur, boleh mendaftar wakil gubernur. Nanti baru diproses,” pungkasya.

Sementara itu, pasangan Herman – Vanath sendiri belum memastikan untuk mendaftar di Demokrat. “Maaf, saya belum bisa beri komentar soal ini,” kata tim pasangan HEBAT, Fajrin Rumalutur via pesan singkat (SMS). Sedangkan Herman dan Vanath tidak membalas SMS hingga berita ini naik cetak.

Seperti diberitakan sebelumnya, Ketua Komisi Pemenangan Pemilu, DPD Partai Demokrat Maluku, Max Marcel Sahusilawane kepada wartawan mengatakan, perpanjangan pendaftaran ini dikhususkan bagi pasangan bakal calon kepala daerah dan dimulai tanggal 25 September sampai 30 September. ‘’Jadi yang mendaftar harus berpasangan karena Partai Demokrat memberikan rekomendasi kepada pasangan bukan kepada satu bakal calon gubernur atau satu bakal calon wakil gubernur saja, demikian juga di Maluku Tenggara dan Kota Tual,’’ tandasnya. (TAB)

Click to comment

Most Popular

To Top