Satu DPO Masih Dikejar – Ambon Ekspres
Kriminal

Satu DPO Masih Dikejar

AMEKS ONLINE, NAMLEA.–Kepolisian Polres Pulau Buru masih mengejar dan melacak keberadaan Yudi Kapota, salah seorang buronan yang menjebol ruang tahanan Mapolres Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Kapota lolos saat disergap personil Polres Buru sedangkan rekannya Aliadin alias La Ali berhasil ditangkap, Selasa (26/9).

Kasat Intel Polres Pulau Buru, AKP Idham kepada Ambon Ekspres mengatakan,
pihaknya masih terus melakukan pengejaran dan menyelidiki jejak buronan tersebut. Saat ini, kata dia, satu orang yang sudah di tangkap yakni Aliadin diamankan di Mapolres Buru sambil menunggu dijemput personil Polres Wakatobi.

Idham mengaku, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pihak pelabuhan dan jalur-jalur keluar dari Pulau Buru. Komunikasi dengan masyarakat dimana kedua buronan itu mengendap yakni di Desa Marloso, Kecamatan Namlea, Kabupaten Buru itu juga sudah dilakukan agar masyarakat tidak lagi menerima orang yang belum diketahui identitasnya. Masyarakat juga diharapkan bisa melapor ke polisi jika mengetahui keberadaan buronan yang kabur dalam penyergapan itu.

Seperti diberitakan, dua buronan yang kabur dari rutan Polres Wakatobi, Provinsi Sulawesi Tenggara terdeteksi melarikan diri ke Kabupaten Buru. Satu orang berhasil ditangkap atas nama Aliadin alias La Ali. Sedangkan satunya lagi bernama Yudhi Kapota berhasil melarikan diri. Kedua orang ini ditahan karena melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan di Wakatobi.

Kedua tahanan itu kabur dengan cara menjebol rutan pada April 2017 lalu. Mereka dibekuk personil intelkam dan reskrim Polres Pulau Buru. Penyergapan dipimpin Kasat Intel AKP Idham di areal Pasar Baru Tatanggo, Kabupaten Buru.

Ambon Ekspres yang turut meliput langsung proses penyergapan melihat bagaimana buronan yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) itu dibekuk. Sebelum ditangkap, kedua buronan ini diketahui telah berada di Pulau Buru selama 4 hari. Informasi ini kemudian sampai ke polisi.

Informasi ini kemudian ditindaklanjuti dengan pengintaian yang dilakukan anggota Satintelkam Polres Buru, Bripka Mustafa Tambona. Hasilnya, diketahui kalau keduanya berdomisili di Desa Marloso, Kecamatan Namlea, Kabupaten Buru.

Idham kemudian memerintahkan untuk melakukan penyergapan. Namun dalam perjalanan, diketahui bila kedua buronan menuju Namlea dengan menggunakan kendaraan roda dua jenis Honda CBR warna hitam. Tim memutuskan untuk menunggu di daerah Tatanggo.

Kurang lebih 25 menit menunggu, pukul 16.00 WIT, kedua DPO yang berboncengan itu melewati mobil tim penyergap menuju Pasar Baru Tatanggo. Tim penyergap dengan menggunakan dua unit mobil bergerak membuntuti keduanya.

Namun, kuat dugaan ada yang memberitahukan kepada keduanya bila dikejar polisi. Pasalnya, salah satu pelaku sempat berhenti dan menerima telepon dan keduanya langsung melarikan diri dengan berpencar. Aliadin melarikan diri ke arah ruko sedangkan Yudi melarikan diri ke arah PAL 2 Namlea.

Melihat gelagat itu, tim penyergap langsung mengejar keduanya sambil mengeluarkan tembakan peringatan. Setelah kurang lebih 20 menit DPO Aliadin berhasil dibekuk tepat di depan telaga air. Sementara Yudi Kapota yang mengenakan kaos berwarna hijau berhasil melarikan diri kedalam semak-semak. (DHE)

Click to comment

Most Popular

To Top