Kecelakaan Maut di Jalan Trans Seram – Ambon Ekspres
Berita Utama

Kecelakaan Maut di Jalan Trans Seram

AMEKS ONLINE, AMBON.—Kecelakaan maut terjadi di ruas jalan lintas Trans Seram, tepatnya di Desa Gemba, Kecamatan Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Jumat (29/9). Kecelakaan tersebut menewaskan Resty Nindatu (19), salah satu mahasiswa kesehatan. Sementara pengendara lain, dilarikan ke Rumah Sakit, untuk mendapatkan perawatan medis, akibat menderita luka cukup serius. Kecelakaan terjadi tepat di depan Pasar Waimital Gemba, Kecamatan Kairatu sekira pukul 16.40 WIT.

Informasi koran ini menyebutkan, tabrakan itu melibatkan dua sepeda motor, yakni Honda Revo DE 6307 AP yang dikendari Sofyan (28) dan Honda Revo DE 3567 LL yang dikendarai Abdul Samalo (22).
Korban meninggal diketahui berboncengan dengan Abdul Samalo. Mereka melaju dari arah Kairatu menuju Pasar Waimital dengan kecepatan tinggil.

Dari arah berlawanan, muncul sepeda motor yang dikendarai Sofyan. Disitulah terjadi kecelakaan. ‘’Kecelakaan terjadi sekitar pukul 16.40 WIT, tadi sore (kemarin),” kata sumber koran ini, tadi malam.

Kapolres SBB, AKBP Agus Setiawan menjelaskan, kecelakaan itu terjadi akibat motor yang dikendarai Abdul Samalo disenggol sepeda motor metic warna putih yang belum diketahui identitasnya. Karena melaju dengan kecepatan tinggi, Samalo tidak tak mampu mengendalikan lajunya kendaraan sehingga menabrak motor Revo yang dikendari Sofyan (28). “Korban Sofyan melaju dari arah pasar menuju Kairatu. Dilokasi kejadian tiba-tiba dari arah berlawanan datang kendaraan sepeda motor matic warna putih, yang belum diketahui identitasnya bersamaan dengan sepeda motor Revo yang dikendarai oleh korban Abdul Samalo. Terjadi senggolan sehingga Samalo hilang kendali dan menabrak Sofyan sehingga mereka kemudian langsung terjatuh,” jelas dia, ketika dihubungi tadi malam.

Menurut dia, kecelakaan itu membuat Resty Nintdatu, yang dibonceng Samalo tewas dilokasi kejadian. “Jadi sama-sama tak mampu mengendalikan laju kendaraan sehingga saat kecelakaan mereka terjatuh. Saat terjatuh itulah membuat boncongan dari Abdul Samalo, yakni korban Resty Nindatu, meninggal dunia di lokasi kejadian karena benturan keras dibagian kepala. Sementara Sofyan dan Abdul Samalo, langsung dilarikan ke RSUD Piru dan sementara masih dalam perawatan secara intensif,” kata dia.

Dikatakan, pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap sepeda motor matic, yang diduga sebagai penyebab terjadinya kecelakaan maut itu. “Kita masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pengendaran sepeda motor matic yang diduga sebagai penyebab kecelakaan itu. Korban Sofyan menderita luka roebek pada bibir atas bagian dalam dan masih merasa sesak dibgian dada. Sementara korban Abdul Samalo menderita luka disekujur tubuh. Mereka masih dirawat. Untuk kendaraan kedua sudah diamankan di Polsek Kairatu,” terang mantan Kasubdit III Direktorat Reskrimum Polda Maluku ini.

Agus menambahkan, untuk korban meninggal bakal di kembalikan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. “Korban meninggal juga sudah diamankan ke RSUD Piru untuk selanjutnya nanti akan dikembalikan kepada pihak keluarga. Kasus kecelakaan lalulintas ini, akan ditangani langsung oleh Satlantas Polres SBB,” tandasnya.

Kabag Binopsnal Direktorat lalu Lintas Polda Maluku, AKBP Eko Wimpiyanto yang dihubungi menghimbau kepada seluruh pengguna kendaraan untuk menaati setiap aturan lalulintas, sehingga dapat menekan terjadinya kecalakaan. “Informasinya lakalantas di Waimital, SBB, itu karena pengendaraan metic yang masih dalam penyelidikan ugal-ugalan. Kemudian korban juga tidak menggunakan helm serta komponen kendaraan berupa kaca spion tidak lengkap,” kata dia ketika dihubungi terpisah.

Eko menegaskan, meski tingkat kecelakaan lalulintas di Maluku dalam kurun waktu dua bulan terakhir mengalami penurunan, hal itu tidak membuat masyarakat dan pengguna kendaraan terutama roda dua taat terhadap aturan berlalulintas. “Tingkat kecelakaan turun, tetapi kemudian sudahkah kita semua sadar ? Ini yang masih menjadi catatan untuk kita lakukan berbagai upaya sehingga dapat meningkatkan kesadaran dalam berlalu lintas,’’ tandas dia. (AHA)

Click to comment

Most Popular

To Top