Kota Ambon Raih Penghargaan IAA – Ambon Ekspres
Berita Utama

Kota Ambon Raih Penghargaan IAA

IST/AMEKS POTENSI : Walikota Ambon Richard Louhenapessy menerima penghargaan kepada Kota Ambon sebagai Kota Potensial Investasi di wilayah timur Indonesia pada ajang Indonesia’s Attractiveness Award (IAA), Jumat (30/9).

AMEKS ONLINE, AMBON.—Kota Ambon meraih penghargaan sebagai Kota Potensial Investasi di wilayah timur Indonesia pada ajang Indonesia’s Attractiveness Award (IAA) 2017. Ambon merupakan satu-satunya kota yang meraih penghargaan tersebut di antara kabupaten/kota di Maluku. Kota Ambon juga berhasil menyingkirkan berbagai kota lain di kawasan Indonesia timur.

Sementara Provinsi Maluku juga terpilih sebagai provinsi terbaik dalam layanan publik, investasi, infrastruktur dan pariwisata. Maluku mengalahkan tiga provinsi lain, yakni Maluku Utara, Papua Barat dan Papua di regional Papua-Maluku. Penghargaan tahunan ini dipelopori PT Tempo Inti Media.

Walikota Ambon Richard Louhenapessy berharap, penghargaan ini bisa menjadi semangat dalam melakukan pelayanan dan pengembangan Kota Ambon lebih baik ke depan. “Terima kasih buat PT Tempo Inti Media atas award ini. Semoga menjadi penyemangat dalam membangun Kota Ambon lebih baik lagi ke depan,” harap Louhenapessy.

Gubernur Maluku, Said Assagaf berharap penghargaan yang diraih Pemerintah Provinsi dan Kota Ambon, dapat menjadi pemacu bagi kabupaten-kabupaten lainnya di Maluku, untuk meningkatkan pelayanan publik serta membuat perubahan yang signifikan di daerah masing-masing. “Saya harap para bupati lebih banyak mengambil contoh mengikuti Ambon. Sebab Ambon sudah terkenal dengan City of Music, dan akan kita kembangkan lagi menjadi Kota Ikan,” kata Assagaf di Hotel The Westin, Jakarta.

Dikatakan, 11 kabupaten/kabupaten di Maluku memiliki potensi untuk bisa meraih penghargaan seperti yang diraih Kota Ambon. “Saya kira di semua kota/kabupaten juga ada. Tinggal bagaimana bupati membuat satu inovasi terbaru seperti Walikota Ambon,” akuinya.

Dia mengaku sudah menyampaikan hal ini ke seluruh walikota dan bupati se-Maluku, agar bisa melakukan hal yang sama seperti Kota Ambon. “Saya sudah sampaikan kepada para bupati ciptkan invoasi baru. Ambon sudah menciptakan City of Music, saya kira walikota/bupati lain juga musti bikin sesuatu lah, seperti kota pariwisata, kota sepeda, biar orang-orang labih giat datang ke Maluku,” akuinya pula.

Assagaff mengatakan, tingkat pertumbuhan ekonomi Maluku di atas rata-rata nasional, serta banyaknya kegiatan-kegiatan berskala nasional di provinsi bertajuk ‘seribu pulau’ ini. “Yang pertama saya melihat dari tingkat pertumbuhan ekonomi kita di atas rata-rata nasional. Juga event-event nasional yang kami buat banyak di Maluku. Ini memberikan kepercayaan dan gambaran terhadap pemerintah Maluku membuat event-event nasional dan mengangkat harkat dan martabat masyarakat Maluku,” jelasnya.

Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Zudan Arif Fakrullah memberikan apresiasi, dan meminta seluruh kepala daerah mengelola daerah yang dipimpinnya dengan baik. Pasalnya, banyak sekali persoalan membelit tata kelola daerah di bangsa ini. (ERM)

Click to comment

Most Popular

To Top