Penembak Maryam Diringkus Polisi – Ambon Ekspres
Kriminal

Penembak Maryam Diringkus Polisi

Ilustrasi/Net

AMEKS ONLINE, AMBON.—Setelah proses penyelidikan hampir sepekan berjalan, akhirnya polisi berhasil meringkus pelaku penembakan terhadap Maryam Makatita (29). Pelaku diketahui bernama Angga Faisal Udin alias Angga (26), karyawan Toko Roti Sarinda di Jalan Sam Ratulangi.

Angga sudah diamankan di Mapolres Ambon guna pemeriksaan intensif. Penangkapan Angga, pemuda yang bermukim di Warasia Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau ini, dilakukan Senin (9/10). Angga diamankan setelah dilakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi. Nama Angga muncul. Polisi bergerak cepat dan mengamankan Angga. Diamankan sekira pukul 13.00 WIT, dikediamannya. “Pelaku kita amankan di Polres Ambon,” tandas Kasat Reskrim AKP Teddy, kemarin.

Menyoal apa motif aksi penembakan, Teddy mengakui belum bisa memberikan keterangan. “Masih diperiksa penyidik. Yang penting sudah kita amankan. Untuk sementara pelaku mengakui yang sudah dilakukan,” akuinya.
Hasil CT Scan medis terlihat jelas proyektil tertanam ditangan Maryam bagian kiri. “Dia (Maryam) ditembak dengan menggunakan senapan angin,” kata Teddy, sebelumnya.

Maryam adalah karyawan di pusat perbelanjaan Ambon Plaza (Amplaz). Dia menjadi korban penembakan oleh Orang Tak Dikenal (OTK), Selasa (3/10). Dia ditembak, namun nyawanya masih selamat. Peluru yang diduga dari senapan angin menyerempet bagian tangan. Korban sempat menjalani perawatan di RST dr Latumeten Ambon. Namun kemudian dia diperbolehkan pulang oleh pihak rumah sakit.

Aparat kepolisian juga masih melakukan penyelidikan guna mengungkap pelaku dan motif dibalik peristiwa yang menimpa korban. Penembakan terjadi sekira pukul 19.05 WIT, tepatnya dikawasan Jalan Sam Ratulangi, di depan Penginapan Rejeki III atau tak jauh dari tempat dimana korban bekerja, yakni Ambon Plaza.

Korban saat itu baru saja pulang dari Ambon Plaza menuju tempat tinggalnya dikawasan belakang Mesjid Jami. Tiba dilokasi kejadian, dia mendengar bunyi tembakan. Namun saat itu korban tidak sadar jika tangannya sudah tertembus peluru senapan angin.

Panik, korban yang saat itu bersama salah satu rekannya langsung menuju RS Al Fatah Ambon. Namun karena terus terjadi pendarahan dari tangan kiri, korban kemudian dirujuk ke RST dr Latumeten Ambon. (ERM)

Click to comment

Most Popular

To Top